Perkembangan Seks

Penelitian ilmiah dan observasi pribadi, keduanya, telah meyakinkan saya bahwa pria dan wanita nyaris sama secara anatomi daripada pria dan wanita spesies lainnya. Dua orang pria atau dua orang wanita mungkin berbeda dalam hal tinggi, besar dan bentuk tubuhnya daripada yang dimiliki oleh pasangan pada umumnya. Perbedaan pria dan wanita terutama pada organ reproduksi mereka dan perubahan perkembangan yang tampak pada bentuk tubuh mereka setelah dewasa yang disebabkan oleh hormon seks.


ANAK LAKI-LAKI

MENJADI PRIA

Perubahan-perubahan yang menandai perkembangan fisik anak laki-laki menjadi pria dewasa dimulai dari usia menjelang remaja dan awal remaja, dan komplit ketika berusia antara 14 dan 18. Perubahan ini - ketika anak laki-laki menjadi lebih besar dan berotot, dengan bahu lebih lebar, organ-organ genital lebih berkembang dan dengan rambut yang muncul pada alat genital, di bawah ketiak, wajah, dada, tangan dan kaki mereka - terutama disebabkan oleh hormon laki-laki, testosteron. Selain memiliki karakteristik yang disebutkan di bawah, pria dewasa juga mengalami suaranya “pecah”, disebabkan oleh pembesaran pangkal tenggorokan dan pada suara menjadi lebih panjang dan tebal sehingga nada suara rendah, dan meningkatnya keringat serta aktivitas kelenjar sebaceous.

Setelah aktivitas testis terbentuk pada masa pubertas, secara normal berlanjut sepanjang sisa umur dengan hanya sedikit pelemahan pada tahun-tahun mendatang. Pada usia tua ada sedikit pengurangan sperma dan androgen. Hal ini dikaitkan dengan beberapa perubahan degenerasi di dalam testis, tetapi tidak ada penurunan testikel yang tiba-tiba dibandingkan dengan daya klimaks wanita.


Pria “rata-rata” memiliki tinggi sekitar 173 sentimeter (5 kaki 9 inchi) dan beratnya 74 kilo (162 pon); ukuran dada, pinggang dan pinggulnya 98, 80, 93 sentimeter (39, 32, 37 inchi).


ANAK PEREMPUAN

MENJADI WANITA
Pada tahap terakhir kedewasaan, biasanya setelah menstruasi, tubuh anak perempuan mulai membentuk tubuh wanita. (Sebelum masa pubertas, anak perempuan dan anak laki-laki, kecuali alat genital eksternal mereka, sangat mirip.) Perubahan yang dialami anak perempuan secara langsung berhubungan dengan sekresi hormon wanita, estrogen dan progesteron. Dia menjadi lebih tinggi, pinggul dan paha lebih berisi, tubuh lebih padat dan berlekuk. Buah dada mulai membesar dan rambut tumbuh di tangan dan kaki. Alat genital eksternal dan internal tumbuh dan berkembang, dinding vagina mulai menebal. Sekresi vagina terjadi.


Bentuk tubuh wanita tergantung pada dua hal: besar hormon yang dihasilkan dan sensitivitas tubuh dalam bmerekasi terhadap hormon-hormon tersebut.


Sekitar umur 45, fungsi ovarium perlahan-lahan semakin berkurang, tingkat estrogen dan progesteron menurun, yang mengakibatkan berhenti menstruasi dan tidak subur, penipisan dinding vagina dan sangat sering, perubahan tulang yang menyebabkan bongkok.


Wanita dewasa “rata-rata” memiliki tinggi 158 sentimeter (5 kaki 31/2 inchi) dan berat 61 kilo (135 pon); ukuran buah dada, pinggang dan pinggul 90, 75, 95 sentimeter (36, 30, 38 inchi).


TUBUH PRIA

Kerangka
Mulai sekitar umur dua tahun, anak laki-laki tumbuh kira-kira 5 sentimeter (2 inchi) setiap tahun sampai umur 13 atau 14, ketika organ seks mulai berkembang. Kedewasaan juga membawa pencapaian tinggi badan dan kekuatan tubuh dengan cepat. Pertumbuhan yang mengiringi masa pubertas akan berlangsung selama beberapa tahun, dan selama itu sebagian besar anak laki-laki bertambah rata-rata 9 sentimeter (31/2 inchi) setiap tahun. Pada akhir periode pertumbuhan tersebut, tulang telah tumbuh lebih keras, rapuh dan berubah proporsi. Setelah bahu melebar, pinggul kelihatan menyempit - karakteristik pria dewasa.


Bulu badan

Awal masa pubertas, rambut kemaluan tumbuh di dasar penis, dan setelah beberapa waktu, juga mulai tumbuh di skrotum. Mungkin juga tumbuh di sekitar anus. Rambut kemaluan normalnya tumbuh pada segitiga di bawah perut, meskipun bisa juga mencapai pusar dan paha. Sekitar satu atau dua tahun kemudian, rambut akan tumbuh di ketiak dan di atas bibir. Rambut kemaluan lebih panjang, kasar dan keriting daripada rambut yang sudah ada sejak lahir. Mungkin lebih lebat atau lebih hitam daripada rambut kepala. Seiring bertambahnya usia, bisa berubah menjadi abu-abu.


Selain rambut kemaluan yang keriting, rambut juga tumbuh di tangan, paha dan betis. Mungkin juga tumbuh di dada, bahu dan punggung serta di punggung tangan. Rambut di wajah menjadi lebih lebat dan hitam ketika seorang laki-laki menjadi dewasa. Jenggot dan kumis bisa sewarna dengan rambut kepala, atau bisa jadi berbeda.


Tebal tipisnya bulu badan tergantung pada latar belakang ras atau etnis dan keturunan. Pria Kaukasia biasanya memiliki bulu badan lebih lebat daripada pria oriental atau negro; dan ”berbulu” diturunkan dalam keluarga.


Otot
Paha, kaki belakang, bahu dan lengan mulai tumbuh lebih besar selama masa dewasa, dan kekuatan juga meningkat. Otot-otot pria berkembang 40 kali pada saat lahir. Faktor utama yang menentukan kekuatan tubuh adalah ukuran tubuh dan otot itu sendiri yang tercatat 40 persen dari berat total.


Alat genital
Testis tumbuh dengan sangat lambat sampai sekitar umur 10 atau 11 tahun, mengikutinya ada akselerasi mungkin pada kecepatan pertumbuhan dan pertumbuhan alat genital eksternal. Pada pria yang sudah mengalami pertumbuhan maksimal, testis panjangnya biasanya sekitar 3,8 sentimeter (11/2 inchi) volumenya antara 16 dan 27 milimeter (1/2-1 ons cairan) dan berwarna gelap. Satu testis, biasanya sebelah kiri, tergantung lebih rendah daripada yang satunya. Ini untuk menjaga testis tidak saling menabrak ketika Anda berjalan. Pada sebagian besar pria, testis ukurannya sama, tetapi pada beberapa orang, yang satu mungkin lebih besar dari yang lain.


Perubahan penis dimulai pada tahapan lebih lambat daripada testis. Selama ledakan pertumbuhan, penis lebih besar (lebih panjang dan lebar) dan glan, atau kepala penis menjadi lebih berkembang. Penis pria yang sedang mengalami pertumbuhan panjangnya biasanya 7,5 dan 10 sentimeter (3-4 inchi) ketika lembek.


Pada kondisi tertentu, contohnya, kontak dengan air dingin atau keluar rumah selama cuaca dingin atau jika sedang merasa takut atau lelah, penis bisa mengkerut sebentar. Namun demikian, usia tua bisa menyebabkan ukuran penis secara permanen lebih kecil.


TUBUH WANITA

Kerangka
Mulai sekitar umur dua tahun, anak perempuan tumbuh rata-rata 5 sentimeter (2inchi) setiap tahun. Sekitar umur sepuluh tahun, mengalami ledakan pertumbuhan dan mulai tumbuh lebih cepat, mencapai kira-kira 10 sentimeter (4 inchi) atau lebih dalam satu tahun, tetapi kemudian melambat lagi sampai mencapai tinggi maksimal, kira-kira satu atau tiga tahun setelah awal menstruasi. Ketika tulang tumbuh lebih panjang, tidak semua tumbuh dengan kecepatan yang sama. Tulang tangan dan kaki tumbuh lebih cepat daripada, katakanlah, tulang belakang dan tulang pinggul, yang biasanya melebar.


Wanita memiliki pinggul yang lebih lebar daripada pria, untuk menampung bayi yang sedang tumbuh, dan tulang pahanya terpisah lebih lebar. Paha tersebut lebih miring menuju lutut untuk mendekati pusat gravitasi, makanya sebagian besar wanita memiliki kaki agak pengkar keluar.


Bulu badan
Rambut organ seks biasanya tumbuh sekitar umur sebelas atau duabelas tahun, tepat setelah buah dada mulai tumbuh. Rambut kemaluan lebih panjang, kasar dan hitam, serta lebih keriting daripada rambut yang ada sejak lahir. Rambut kemaluan pertama kali tumbuh di vulva dan secara perlahan-lahan menyebar ke mons dan bibir vagina, membentuk segitiga terbalik. Pada beberapa wanita, rambut kemaluan tumbuh sampai pusar dan paha.


Kelebatan rambut pubis wanita berbeda-beda. Sebagian tumbuh lebat; sebagian jarang. Warnanya juga tidak harus sama dengan warna rambut kepala. Ketika wanita mulai menua, rambut kemaluannya mungkin berubah abu-abu. Hampir dua tahun setelah tumbuhnya rambut kemaluan, rambut juga tumbuh di ketiak.


Otot dan Lemak
Lemak mulai disimpan pada buah dada, pinggul, paha dan pantat ketika anak perempuan berusia sekitar sembilan sampai sepuluh tahun. Selanjutnya, ketika dia berusia sekitar 15 sampai 17 tahun, lebih banyak lemak muncul di daerah yang sama. Sementara pinggul menjadi bulat dan membesar, pinggang berlekuk dan terbentuk dengan baik. Beberapa wanita membentuk tanda regangan - garis pada atau ungu muda - di kulit pada waktu itu. Ini terjadi ketika kulit terlalu diregangkan selama periode pertumbuhan yang sangat cepat.


Alat genital
Alat genital pria terletak di permukaan tubuh yang mana mudah dilihat atau dipegang. Namun, alat genital wanita secara relatif tidak tidak mudah dijangkau, lebih banyak dan bentuknya sangat kompleks. Sama seperti anatomi tubuh manusia yang lain, alat genital wanita tersendiri, bentuk, ukuran, warna dan teksturnya berbeda-beda.


Buah dada
Buah dada adalah simbol identitas kewanitaan yang membentuk sebagian imej tubuh. Pada awalnya terbentuk untuk memberi nutrisi pada bayi, tetapi seringkali dihargai jauh lebih tinggi sebagai sumber utama erotisme, simbol kewanitaan, faktor gaya yang menentukan serta ukuran kecantikan wanita.


Buah dada atau kelenjar susu merupakan kelenjar keringat yang dimodifikasi. Buah dada masing-masing wanita unik, ukurannya, bentuknya dan penampilannya, variasi ini tidak hanya muncul di antara para wanita saja tetapi juga pada seorang wanita pada saat-saat tertentu dalam hidupnya, yaitu selama siklus menstruasi, kehamilan dan masa menyusui. Buah dada yang sebelah seringkali lebih besar daripada yang satunya.


Di tengah buah dada ada lingkaran kulit yang disebut areola; puting terletak di tengahnya. Puting dan areola bisa bermacam-macam warnanya mulai dari agak merah muda sampai hitam kecoklatan.


ANATOMI SEKS
Tidak diragukan lagi bahwa kesadaran dan keakraban dengan anatomi seks bisa membuat Anda menjadi pecinta yang baik. Mengetahui dimana daerah paling sensitif pasangan Anda, bagaimana mereka member respon rangsangan dan sentuhan - berarti bahwa Anda akan memberi kesenangan padaanya paling maksimal. Dan, jika Anda menyadari bahwa pasangan Anda merupakan individu yang pasti akan memberi respon pada belaian-belaian khusus, mungkin dengan cara yang sangat individual, permainan cinta Anda akan lebih efektif dan memuaskan.

Read More......

Alat Genital Anda Unik

Pria merasa lebih mudah memahami anatomi seks mereka karena organ-organ seks mereka menggantung di luar tubuh serta bisa dilihat dengan jelas dan terus menerus. Tetapi pria dan wanita, keduanya, kurang akrab dengan anatomi wanita, disebabkan oleh begitu banyaknya bagian-bagian penting yang tersembunyi di dalam tubuh wanita.

Sama seperti anatomi daerah lain, alat genital pria dan wanita individual; muncul dalam berbagai bentuk dan ukuran. Variasi normal berarti bahwa beberapa wanita memiliki vagina ekstra besar atau kecil, sama halnya pria pada umumnya memiliki penis yang ekstra besar atau kecil. Wanita jarang mengekspresikan ketidakpuasan mereka terhadap ukuran dan bentuk alat genital eksternal mereka - mungkin karena membandingkan dengan milik wanita lain tidak umum, maka pengabaian tersebut menyenangkan. Namun demikian, sebagian besar pria tidak puas dengan kualitas organ seks mereka, dan banyak yang menganggap bahwa penis kecil atau rata-rata merupakan suatu kekurangan terhadap daya seks mereka.


Untungnya, ada banyak wanita yang kurang peduli atau tidak memperhatikan ukuran penis pasangan mereka. Memang benar, sebagian wanita secara fisik merasa tidak nyaman dengan penis besar; sebagai contoh, penis kecil bagi wanita lebih mudah dikulum ketika seks oral. Lebih jauh lagi, banyak sensasi wanita yang diperoleh dari hubungan seks berasal dari klitoris dan ujung syaraf yang berada dua inchi dari vagina, jadi panjang penis benar-benar tidak relevan. Melainkan keahlian dan kesabaran pria sebagai pecinta, bukannya ukuran penis, yaitu tanggung jawab untuk memberi pasangan kepuasan seksual.


Sebaliknya, banyak wanita tidak puas dengan buah dada mereka dan mungkin sebagian ketidakpuasan dari dua jenis kelamin dalam menghargai anatomi tubuh mereka yang tampak adalah akibat dari pandangan sekilas; penis dan buah dada, keduanya biasa dipandang oleh pemiliknya dari atas ke bawah. Meskipun, yang penting sebenarnya adalah merasa bangga dan puas terhadap individualitas diri sendiri, dan tidak khawatir tentang bagaimana bentuk alat genital Anda dibanding dengan milik orang lain, dan segala sesuatunya berfungsi dengan normal.


ORGAN SEKS PRIA

PENIS
Tidak ada organ tubuh yang lebih menjadi mitos daripada penis. Ia telah dipuji, disalahkan, di dalam seni, sastra, dan legenda yang ditampilkan dengan salah sejak zaman dahulu. Pikian yang keliru tentang penis benar-benar mendarah daging dalam budaya kita, dengan demikian mempengaruhi sikap dan perilaku kita.

Penis memiliki dua fungsi - tempat lewatnya urin dan alat untuk memasukkan sperma ke dalam vagina wamita - tetapi tugas penis adalah sebagai organ yang bertanggung jawab untuk memberikan orgasme pada pria dan wanita yang telah mencapai status mitos.


Meskipun panjang penis bervariasi, ukuran rata-rata penis 9,5 sentimeter (3 3/4 inchi) dalam keadaan lembek. Ia terdiri dari jaringan ereksi yang disusun dalam tiga kolom silindris. Kolom di bawah melebar sampai ujung penis untuk membentuk glan. Melalui tengah kolom ini mengalir urethra, tabung sempit yang membawa sperma (dan urin) keluar dari tubuh melalui pintu masuk ujung glan. Ketika pria ereksi, dan selama beberapa menit sesudahnya mereka mencapai ejakulasi, urethra menjadi mampat sehingga tidak bisa mengeluarkan urin, meskipun sperma bisa lewat.


Penis tertutup dengan otot-otot dan terisi dengan jaringan yang kaya akan pembuluh darah; yang terakhir tetap kosong ketika penis lembek tetapi memiliki potensi untuk membesar dan mengisi dengan darah selama ereksi.


Glan yang memanjang dibatasi dari lubang utama penis oleh lekukan yang melingkar seputar kepalanya, dan kulit di atas lubang penis membentuk lipatan (kulup) memanjang untuk menutupi glan. Pada sisi bawahnya, lipatan ditambatkan pada permukaan dalam glan dan frenulum. Bagi banyak pria, kulit tipis ini adalah bagian yang paling sensitif dan, jika dirangsang, cepat sekali membangunkan mereka.


Saat lahir, kulup melekat pada glan; mulai masa pertumbuhan perlahan-lahan terpisah. Kulup mungkin dibuang dengan sunat. Tidak benar pemikiran bahwa pria yang tidak disunat dapat mengontrol ejakulasi dengan lebih efektif daripada pria yang disunat. Mitos tersebut didasarkan pada konsep yang salah yang menyebar luas bahwa glan penis yang disunat lebih sensitif untuk disentuh daripada glan yang tertutup kulup. Selama berhubungan seks, kulup tertarik kembali dengan tepat menampakkan glan seperti glan yang disunat.


Kulit penis tipis, elastis tanpa lemak dan dengan longgar melekat pada jaringan pokok. Penis diperkaya dengan syaraf sensori dan syaraf-syaraf dari sistem syaraf otonomik.


PERUBAHAN UKURAN PENIS
Ketika seorang pria bangun nafsu seksnya, penis biasanya memanjang - bertambah 7-8 sentimeter (2 3/4 - 3 1/4 inchi) - dan kaku. Ereksi mungkin terjadi dalam beberapa detik, dan disebabkan oleh kenaikan aliran darah yang sangat besar menuju penis. Pembuluh darah dipenuhi darah, yang mencegah dan mengalirkan darah menuju vena oleh pembuluh arteri yang membesar yang menekan mereka, jadi ereksi ditahan sampai setelah ejakulasi.


Sudah diterima secara luas bahwa semakin besar penis, semakin efektif pria sebagai pasangan seks. Khayalan tersebut, karena memang hanya khayalan, bahwa ukuran penis dihubungkan dengan potensi seksual, didasarkan pada pemikiran yang keliru: bahwa ketika penis yang lebih besar menjadi ereksi, ia mencapai ukuran yang lebih besar daripada ereksi penis yang lebih kecil. Tetapi ini bukan masalah. Dalam penelitian laboratorium Masters dan Johnson, para pria yang panjang penisnya 7,5-9 sentimeter (3- 3 1/4 inchi) dalam keadan lembek bertambah 7,5-8 sentimeter (3- 1/4 inchi) ketika ereksi penuh, yang pada dasarnya dua kali lebih panjang dalam keadaan lembek, sebaliknya, pada pria yang organnya lebih besar dalam keadan lembek - 10 - 11,5 sentimeter (4 - 4 3/4 inchi) panjang penis meningkat rata-rata hanya 7-7,5 sentimeter (2 3/4-3 inchi) ketika ereksi penuh.


SKROTUM
Skrotum adalah kantung kulit yang terletak di bawah akar penis, tempat testis. Dipisahkan oleh lapisan berserabut dan divisi ini dapat dilihat pada permukaan skrotum seperti punggung bukit. Kulit skrotum gelap dan tipis dan mengandung banyak sekali kelenjar sebaceous dan rambut halus. Di bawah kulit ada otot halus yang berkontraksi dalam memberi respon terhadap rasa dingin, atau olah raga yang penuh semangat; kontraksi membuat skrotum lebih kecil dan kulitnya berkerut.


TESTIS
Testis merupakan struktur yang berbetuk oval, halus yang dimampatkan dari sisi ke sisi seperti kacang besar. Testis sebelah kiri sedikit lebih rendah daripada yang kanan. Masing-masing testis berada di dalam kantung dan mempunyai empat penutup yang menghubungkan pada berbagai lapisan dinding abdomen; penutup ini diturunkan ke kantung skrotum ketika testis berpindah tempat dari dalam abdomen sebelum lahir. Otot-otot kecil mengontrol ketinggian testis. Posisi testis bisa berubah sesuai tingkat nafsu seksual, emosi, suhu skrotum, dan lain-lain. Jika sperma ingin dibentuk secara normal, harus diproduksi pada suhu dua atau tiga derajat lebih rendah dari suhu tubuh. Itulah mengapa testis berada di “luar” tubuh.


Dua fungsi testis adalah untuk memproduksi sperma dan hormon pria atau androgen, terutama testosteron. Sebuah tabung halus membawa sperma yang dihasilkan oleh testis; menuju epididimis; dimana sperma tersebut disimpan. Struktur berbentuk koma melekat di permukaan bagian belakang testis, akibatnya adalah saluran yang bergulung secara ekstensif.


Vas deferens membawa sperma lewat saluran sperma menuju pelvis, yang menghubungkan belakang kandung kemih dengan saluran mani. Tiap-tiap saluran (lihat di atas) kemudian terus ke bawah dan dihubungkan oleh saluran mani, membentuk saluran ejakulasi, yang mengalir melalui prostat dan memasuki urethra di dalam kelenjar prostrat. Tiap-tiap saluran mani mengandung sejumlah kecil cairan lengket di mana sperma disangga dan diberi nutrisi, dan yang membuat ejakulasi.


PROSTAT
Prostat merupakan organ berserabut, penuh dengan otot dan kelenjar yang berbentuk seperti kastanye. Prostat meproduksi sekresi yang membentuk cairan mani selama ejakulasi. Tersimpan di dalam kapsul berserabut dan terletak tepat di bawah leher kandung kemih. Urethra pria melewati sebelah kanan melalui tengah prostat. Jika kelenjar prostat membesar, saluran urethra menyempit yang membawa pada kesulitan buang air kecil, menetes dan aliran yang buruk (kondisi yang sudah umum pada pria di atas usia 55 tahun). Di luar prostat ada sepasang kelenjar yang juga menambahkan zat pelicin pada cairan mani sebelum ejakulasi.


ORGAN SEKS WANITA

VULVA
Alat kelamin luar wanita dan tampak dikenal sebagai vulva atau pudendum. Merupakan daerah yang sangat erotis dan sensitif, yang juga melindungi penutup vagina dan urethra. Jaringan lemak dan kulit di depan vulva adalah mons pubis atau gundukan Venus; yang menutupi tempat bergabung tulang pelvis di depan, dan bertindak sebagai bantal selama berhubungan seks. Pada wanita dewasa, vulva tertutup oleh rambut.


Struktur paling luar dari vulva, labia mayora, memanjang ke depan dari anus dan menyatu di depan di dalam mons pubis. “Bibir” ini berlapis dua biasanya berdampingan dan menyembunyikan organ genital eksternal lainnya. Mereka terdiri dari jaringan lemak berserabut dan membawa kantung rambut juga kelenjar sebaceous dan apokrin. Yang disebut terkhir meningkatkan bau keringat yang mana merupakan daya tarik kimia seks.


Labia minora merupakan lipatan kulit yang terletak di antara Labia mayora. Mereka memiliki banyak sekali kelenjar sebaceous yang memproduksi sebum yang melicinkan kulit dan, dikombinasikan dengan sekresi dari vagina dan kelenjar keringat, membentuk tutup pelindung yang kedap air terhadap urin, bakteri dan darah menstruasi.


Ukuran dan bentuk bibir ini sangat bervariasi dan, seperti labia mayora, yang sebelah lebih besar dari pada yang satunya. mereka mungkin disembunyikan oleh labia mayora atau ke depan. Selama kenikmatan seks mereka menjadi tebal, berubah warna dan meningkat tiga kali ukuran normal.


KLITORIS
Klitoris (organ yang paling sensitif dari vulva) adalah sama halnya dengan penis yang ada pada wanita, dengan komponen yang sama tetapi lebih kecil. Dari segi anatomi dan fisiologi, klitoris merupakan organ yang unik. Tidak ada organ pada pria yang bertindak semata-mata sebagai pembawa dan penerima rangsangan seksual, hanya untuk level awal atau puncak ketegangan seksual.


Badan klitoris panjangnya 2 sampai 3 sentimeter (3/4 sampai 1 1/4 inchi). Bagian atas klitoris tertutup oleh membran sensitif yang mengandung banyak ujung syaraf reseptif. Selama, senggama klitoris membesar dua kali lipat dan ereksi - dengan cara yang sama seperti penis. Panjang seluruh klitoris, termasuk batang dan ujung, bervariasi tergantung pada rangsangan hormon selama masa pubertas.


SELAPUT DARA
Pada masa kanak-kanak, sebuah membran tipis, yaitu selaput dara, menjaga jalan masuk menuju vagina. Biasanya selaput ini penuh lubang makanya bisa mengeluarkan darah menstruasi. Ketebalan dan kakunya bervariasi pada setiap wanita; pada kasus yang sangat jarang selaput ini sangat kuat dan menghambat sehingga hubungan seks sangat sulit; lalu selaput dara harus dipotong dengan anestesi lokal. Namun demikian, biasanya selaput ini sudah rusak selama melakukan berbagai aktivitas di masa kecil seperti bersepeda atau menunggang kuda, atau dengan menggunakan tampon. Meskipun utuh, tidak sesakit selama penetrasi pertama seperti yang telah kita percayai.


VAGINA
Vagina merupakan suatu ruang yang potensial, lebih dari sekedar ruang aktual. Merupakan tuba fibromuskular yang panjangnya sekitar 8 sentimeter (3 1/4 inchi), tetapi ukurannya bervariasi, dan mudah distorsi sehingga vagina normal bisa menyesuaikan ukuran penis dengan mudah. Jika penetrasi terjadi sebelum pelebaran vagina dan diameternya memanjang penuh, seorang wanita mungkin mengalami kesulitan awal dalam menyesuaikan penis yang ereksi. Akan tetapi pelebaran vagina berlanjut dengan cepat sehingga penis - berapapun ukurannya - bisa dimasukkan dengan beberapa kali tusukan.


Ketika gairah meningkat, biasanya vagina lebih melebar dan bundar. Pelebaran vagina yang berbentuk elips mencatat sebagian hilangnya rangsangan penis dan menurunkan sensasi vagina pada wanita.


DI DALAM VAGINA
Penonjolan serviks membuat ruang lubang vagina dibagi menjadi forniks depan, belakang dan lateral. Serviks memasuki lubang melalui bagian atas dari dinding vagina depan dan sebagai akibatnya, dinding depan lebih pendek daripada dinding belakang dan forniks belakang jauh lebih dalam daripada forniks depan. Susunan ini mendorong sperma menuju serviks selama senggama sebab ketika wanita terlentang, lubang serviks tidak hanya menampakkan mani secara langsung, tetapi dimandikan oleh kolam ejakulasi yang terbentuk di forniks belakang dimana mani berhenti. selama senggama, forniks belakanglah yang menerima tusukan penis yang paling keras dan juga melindungi serviks dari luka.


Lapisan vagina tebal dan terdiri dari lapisan yang menonjol. Lapisan sel vagina mengandung glikogen, sejenis zat tepung. Aksi fermentasi bakteri, yang biasa hidup di dalam vagina, memproduksi asam laktat dari glikogen yang mengubah cairan di dalam vagina menjadi cairan yang bersifat asam normal. Lingkungan asam ini penting sekali untuk mempertahankan kesehatan vagina dan menghalangi pertumbuhan bakteri. Ada gangguan apa saja dengan keseimbangan ekologi yang lembut, misalnya semprotan vagina, bisa menyebabkan iritasi, radang, kotoran dan alergi.


Lapisan vagina tidak mengandung kelenjar, meskipun ia melicinkan dirinya sendiri dengan sejenis cairan lengket ketika wanita terangsang. Di bawah kondisi normal, sel yang dengan rutin dilepaskan dari lapisan vagina, ditambah jamur yang disekresi dari serviks, ditambah dengan cairan vagina, bergabung membentuk kotoran vagina yang tidak berwarna dan tidak berbau normal.


Di dalam puncak vagina, yang terentang di belakang tulang pubis, dikatakan sebagai daerah jaringan ereksi yang, ketika dirangsang, memproduksi tipe orgasme yang berbeda. Daerah ini, yang disebut G-Spot.


KELENJAR VESTIBULAR BESAR DAN URETHRA
Kelenjar vestibular besar, yang juga disebut kelenjar Bartholin, terletak di belakang dan agak ke sisi vagina. Saluran kelenjar ini terbuka menuju sudut antara labia minora dan lingkaran hymen (selaput dara) dan membawa jamur berminyak ke pintu gerbang vagina dan bagian dalam vulva.


Urethra dilekatkan di dalam suatu zat dari dinding depan vagina yang lebih rendah. Luka memar dinding ini bisa mengakibatkan peradangan urethra dan inveksi kandung kemih (sistitis). Dua pertiga dinding belakang vagina dihubungkan dekat sekali dengan rektum, dan otot-otot yang membentuk lantai pelvis, yang disebut levatores, bercampur dengan bagian tengah dari kedua sisi vagina untuk membentuk penyangga struktur vagina yang paling penting.

Read More......

Respon Seksual pada Pria dan Wanita

Jika Anda terbiasa dengan tubuh Anda, Anda akan tahu bahwa respon seksual Anda mempunyai tahap-tahap yang bisa didentifikasi - keinginan, rangsangan klitoris dan resolusi - dan bahwa hal-hal tersebut diiringi oleh perubahan-perubahan tubuh. Yang kurang diketahui dengan baik adalah meskipun tahap-tahap ini muncul pada pria dan wanita dengan urutan yang sama, dan dengan cara yang sama, ada perbedaan vital. Bagi wanita perubahan-perubahan itu bisanya diawali dengan rangsangan yang berbeda, butuh waktu lebih lama untuk muncul, tetapi berlangsung lebih lama, dan bisa diulang dengan lebih cepat. Perubahan-perubahan itu dapat timbal balik jika salah satu pihak terganggu.

Hasrat bermula di dalam otak, yang kemudian mengirimkan pesan pada tubuh yang mengakibatkan berbagai perubahan yang menunjukkan kondisi terangsang. Jika diperpanjang dalam waktu yang cukup membawa pada klimaks, dan orgasme, ketegangan otot dibebaskan dan aliran darah ke pelvis dibalik.


RESPON WANITA TERHADAP SEKS
Membuat wanita merasa nikmat membawa perubahan-perubahan yang tampak dalam bagian-bagian tubuh yang berbeda-beda. Ketika terangasng, nafas wanita menjadi lebih cepat, dan jantungnya berdetak dengan lebih cepat. Bibirnya menjadi merah muda, pupil matanya membesar dan putingnya menegang dan mengeras. Ketika kenikmatan meningkat, kulit menjadi merah muda dan kemerah-merahan, mulai berkeringat dan buah dada membengkak ketika penuh dengan darah.


VAGINA MENJADI BASAH
Respon pertama wanita terhadap rangsangan seks, yang harus disentuh dengan berbagai variasi, adalah licinnya vagina, yang bisa terjadi dalam 10-30 detik dari keadaan terangsang. Cairan dari material semacam jamur muncul pada interval di seluruh lapisan dinding vagina. Ketika klitoris menjadi fokus utama respon seks wanita, reaksinya lebih lambat, dan tidak ada yang secepat reaksi penis.


Ketika kenikmatan seksual meningkat, cairan melebur membentuk lapisan lembut, licin di seluruh lubang vagina, yang membuat penetrasi penis lebih mudah. Jamur berminyak ini bisa muncul dengan jumlah yang banyak sekali, dan dianggap berasal dari persediaan darah yang meningkat, yang nyaris bersamaan dengan serbuan kenikmatan seksual. Tidak ada sumber lain yang telah ditemukan. Responnya bukanlah hormonal, karena muncul pada wanita yang telah mengalami histerektomi lengkap.


RESPON KLITORIS
Kecepatan respon klitoris tergantung pada apakah ia dirangsang secara langsung atau tidak. Respon yang paling cepat tergantung pada rangsangan langsung pada tubuh klitoris atau daerah mons. Rangsangan tidak langsung, yang meliputi memain-mainkan zona erogen lain misalnya buah dada atau vagina, tanpa kontak klitoris langsung, pasti memberikan respon tetapi lebih lambat.


Satu-satunya bentuk rangsangan langsung adalah sentuhan - dengan jari, mulut atau penis yang ereksi dan kebanyakan wanita membutuhkan sentuhan sebagai tambahan dari penetrasi untuk mencapai orgasme. Disebabkan oleh posisinya, klitoris tidak dirangsang dengan langsung selama senggama, maka gerakan penis seringkali tidak cukup untuk membangkitkan klitoris mencapai orgasme. Namun demikian, rangsangan tidak langsung pada klitoris benar-benar memperkuat tusukan penis, badan ditarik ke bawah dan kemudian penutup dilepaskan.


PERUBAHAN VAGINA
Ketika kenikmatan seksual meningkat, kondisi vagina berubah dalam keadaan siap untuk penetrasi. Dua pertiga dari lubang dalam vagina memanjang dan mengembang; pada wanita yang mencapai puncak kenikmatan, pengembangan ini cukup kelihatan. Serviks dan uterus tertarik ke belakang dan ke atas menuju pelvis, pemanjangan ujung atas vagina lebih jauh.


Pada saat yang sama, warna dinding vagina berubah. Biasanya vagina berwarna merah muda, tetapi warna tersebut dengan perlahan-lahan berubah menjadi ungu gelap karena suplai darah ke vagina meningkat.


Dalam keadaan sebelum orgasme, vagina mengembang besar sekali sehingga semua lapisan dinding diregangkan dan dipipihkan, dan lapisan menjadi tipis. Pada fase stabil, bagian luar ketiga vagina dipenuhi dengan darah, dan pengembangan ini bisa sangat besar sehingga bagian vagina yang lebih rendah diturunkan paling sedikit satu pertiga. Selain itu, kenaikan suplai darah mengakibatkan membesarnya labia minora dan labia mayora, yang menjadi terpisah, naik dan lepas.


ORGASME MUNCUL
Tak pernah mungkin untuk dipelajari perubahan-perubahan orgasme pada klitoris karena refraksinya di bawah penutup yang dibentuk oleh labia minora. Perubahan-perubahan di dalam vagina, bagaimanapun juga, jauh lebih mudah dipelajari. Satu pertiga dari bagian luar berkontraksi terus menerus selama orgasme, normal tiga sampai lima kali, meningkat maksimum 10 sampai 15 kali kontraksi pada interval 0,8 detik. Setelah tiga sampai enam kontraksi awal, ruang antara mereka memanjang. Tiap-tiap kontraksi sangat nikmat; sensasi fantastik berkurang ketika kontraksi menurun.


Berapa lama kontraksi orgasme berlangsung, derajat dan interval mereka, bervariasi diantara wanita dan dari satu orgasme ke orgasme yang lainnya. Kadang-kadang dengan tingkat ketegangan paling tinggi, orgasme mungkin dimulai dengan satu kontraksi yang dalam yang berlangsung dua atau empat detik sebelum ketegangan otot berkembang menjadi kontraksi biasa yang berlangsung kurang dari satu detik.


Selama orgasme, otot rahim berkontraksi, dan forniks membesar, yang membentuk kubah untuk menerima sperma.


KEMBALI NORMAL
Setelah orgasme butuh waktu yang tidak bisa dihitung bagi vagina untuk kembali ke bentuk normalnya. Selama sepuluh sampai lima belas menit mungkin lewat sebelum kolorasi dasar kembali ke vagina, dan lapisan muncul kembali.


Klitoris kembali tergantung normal dalam lima sampai sepuluh detik setelah kontraksi orgasme berhenti, dan diskolorasi labia minora menghilang dengan cepat. Perubahan kelenjar klitoris secara relatif merupakan proses yang lambat dan mungkin berlangsung selama lima sampai sepuluh menit; pada beberapa wanita, mungkin butuh waktu selama tiga puluh menit. Jika orgasme tidak tercapai, pembesaran klitoris mungkin berlangsung selama beberapa jam setelah aktivitas seksual.

Read More......

Multi Orgasme, Sensasi Klimaks

ORGASME
Orgasme, sensasi klimaks, merupakan pengalaman manusia yang unik. Bagi pria, orgasme hampir semuanya tergantung pada rangsangan pada penis, baik dengan tangan atau mulut, sama halnya dengan dinding vagina, dan biasanya, meskipun tidak selalu, diikuti dengan ejakulasi cairan mani. Bagi wanita, rangsangan pada klitoris dan gerakan penis di dalam vagina, yang diperlama melalui keahlian dan pengalaman, menghasilkan perasaan yang dahsyat, meskipun mereka bisa mencapai orgasme dengan cara lain, misalnya dengan rangsangan manual atau oral pada klitoris, vagina atau G-Spot. Kira-kira satu di antara sepuluh wanita mengalami pengeluaran cairan dari urethra dengan orgasme. Dianggap bahwa cairan ini berasal dari kelenjar skene, yang mengalir sepanjang urethra, karena ia bukan urin atau jamur vagina.

Orgasme bervariasi: mood, tingkat energi atau kelelahan, jumlah dan tipe permainan cinta, tingkat saling percaya, dan apa yang terjadi dalam kehidupan pasangan, semuanya memberi efek dengan sensasi. Dan tidak setiap pengalaman seksual bisa, atau seharusnya, berakhir dengan orgasme; ada saat orgasme merupakan hasil alami dari aktivitas seks dan yang lain dimana pecinta akan mengalami orgasme lainnya jika mereka benar-benar saling bekerja sama.


ORGASME PRIA
Respon fisik Ketika kelenjar reproduksi menyemburkan isinya keluar ke bagian uretra yang mengalir melalui prostat, yang membesar ketika mereka melakukan, menghasilkan sensasi yang sangat nikmat. Serangkaian empat atau lima kontraksi, pada angka rata-rata setiap 0,8 detik, mengikuti ketika pria berejakulasi cairan mani dari penyimpanan.


Beberapa pria cenderung mengalami reaksi fisik yang sangat kuat selama orgasme; mereka mungkin merintih dan mengerang, berubah-ubah wajah dan tubuh mereka dan bahkan kadang-kadang menakuti pasangan mereka dengan reaksi kataklismik. Sebaliknya, ada banyak pria yang mengalami orgasme dengan diam, tenang, membiarkan pasangan mereka bertanya-tanya apakah mereka sudah merasakannya. Sebagian besar pria mungkin mengalami jarak intensitas antara kedua reaksi dahsyat tersebut.


Tipe Kita baru saja mulai menemukan bahwa sama seperti wanita, pria mempunyai berbagai macam orgasme dengan perbedaaan-perbedaan tambahan yang bisa menghasilkan pola ejakulasi yang berbeda. Tidak ada cara yang tepat bagi pria untuk ejakulasi atau untuk mendapatkan orgasme.


Seringkali sumber kenikmatan yang paling utama adalah ejakulasi yang kuat. Sebaliknya, sensasi orgasme mungkin dirasakan selama waktu yang lama dengan pengalaman ejakulasi nyaris sebagai anti klimaks. Pada saat-saat tertentu pria mungkin mengalami beberapa sensasi orgasme yang berlanjut lama setelah dia ejakulasi, atau dia mungkin mengalami pola yang sama dengan multi orgasme pada wanita - serangkaian orgasme mini yang berjarak sangat dekat dengan ejakulasi yang muncul pada saat terakhir.


Multi orgasme Setelah orgasme mayor sebagian besar pria mengalami periode refraktori (keras kepala) selama rangsangan seksual yang lebih jauh tidak membawa pada ereksi. Banyak pria di bawah usia 30, namun demikian, memiliki kemampuan berejakulasi dengan tetap hanya dengan periode istirahat yang singkat. Ketika pria menolak terhadap rangsangan seksual dengan cepat setelah ejakualsi, dengan kontrol yang dipelajari dan praktis, banyak pria bisa memperpanjang siklus seksual dan menikmati beberapa orgasme mini sebelum klimaks final.


Setelah mengalami orgasme reaksi emosional pria biasanya cenderung mencerminkan hubungan yang dia miliki dengan pasangannya. Merasakan kepuasan, kenikmatan dan kebahagiaan biasanya berakibat dari hubungan yang saling mencintai, sedangkan kesedihan, depresi dan perasaan kering seringkali mengikuti dimana keintiman dan pengertian kurang, seperti dalam kencan semalam. Mayoritas pria, juga, seringkali merasa, letih secara mental setelah orgasme, dengan akibat umum, tidur dengan mudah terjadi.


ORGASME WANITA
Respon fisik Berapa lama kontraksi orgasme berlangsung, tingkat intensitas mereka dan jarak antara mereka, bervarisai dari satu wanita ke wanita lain dan dari satu orgasme ke orgasme lainnya. Beberapa wanita mengalami puncak kenikmatan yang menghilang dengan cepat, sedangkan yang lain merasakan orgasme sebagai sensasi internal yang lebih hangat, dan menyebar, sebagian mencapai puncak, yang sebagian reda dengan perlahan-lahan menjadi serangkaian ledakan yang nikmat.


Dalam respon terhadap orgasme, wanita mungkin melengkungkan tubuhnya, menegangkan otot-ototnya, dan wajahnya mungkin meringis. Dia mungkin berteriak, menjerit atau menggigit bibir. Kemungkinan lain, dia mungkin diam dan Anda benar-benar mengamati kenikmatan dengan cepat, merasakan gerakan-gerakan pinggul di luar kemauan, kontraksi otot di daerah genital, dan pelepasan ketegangan umum ketika orgasme reda.


Tipe Masters dan Johnson menyatakan dengan pasti bahwa orgasme wanita berasal dari dalam klitoris dan bahwa tidak ada jenis orgasme ke dua yang berasal dari vagina. Namun demikian, penilaian terhadap pengalaman pribadi dari banyak wanita, menganjurkan paling tidak, bahwa ada tipe orgasme yang berasal dari klitoris dan menyebar turun ke vagina yang mengakibatkan klimaks yang lebih dahsyat dari pada ketika orgasme yang melibatkan klitoris saja. Jenis orgasme ini dikatakan akibat dari rangsangan G-Spot dan dianggap sebagai sensasi yang dalam, dahsyat dan lama yang diiringi dengan kontraksi vagina, uterus dan organ pelvis. Benar-benar membawa mereka pada penyatuan yang lebih dekat dengan pasangannya daripada yang lainnya.


Multi orgasme Perbedaan utama antara jenis kelamin adalah bahwa banyak wanita bisa mengalami lebih dari satu kali aktivitas seks. Dengan menahan dari tepi orgasme atau mencegah diri sendiri mencapai orgasme, pria seharusnya bisa memperlama senggama dan memberikan lebih dari satu orgasme pada pasangannya. Sebagai ganti dari bergerak menuju tahap resolusi (pelepasan), wanita bisa membuat multi orgasme tetap pada fase ledakan dalam keadaan benar-benar terangsang, dan dari sana mereka bisa dirangsang untuk orgasme dengan cepat dan berulang-ulang.


Setelah orgasme, wanita cenderung merasa agak tertekan yang seringkali dialami oleh pria, dan mayoritas menerima perhatian cinta yang lebih jauh dari pasangannya. Sangat sedikit wanita mengalami penyimpangan ringan ketidaksadaran, yang secara puitis dikenal sebagai “kematian kecil”, setelah orgasme.

Read More......

Respon Seks Pria dan Wanita

RESPON SEKS PRIA
Setelah rangsangan hanya beberapa menit, kenikmatan meningkat dengan cepat sampai pria mencapai fase stabil, di mana dia bisa bertahan dalam waktu yang lama sesuai dengan keinginannya. Sebagian besar pria harus bertahan di sini selama beberapa menit, kadang-kadang 30 menit, tetapi rata-rata sekitar 15, sampai pasangan mereka menyusul dan penetrasi saling diinginkan. Segera setelah berada di dalam, kenikmatan seksual pria meningkat menyolok sekali, khususnya ketika gerakan menusuk membawanya seperti melangkah ke poin yang tidak ada jalan kembali, dan momen yang sangat menggairahkan dengan orgasme dan ejakulasi. Setelah ini, kenikmatan turun dengan cepat, penis menjadi lembek, dan memasuki periode refraktori (pelepasan), waktu yang bervariasi di mana ereksi tidak mungkin lagi.

PENGALAMAN PRIA
Pria menjadi terangsang dengan cepat selama pemanasan. Penisnya menjadi ereksi penuh dan gairah berlanjut dengan rangsangan seksual.

Dia mempertahankan ketegangan seksualnya selama fase stabil dan ketika pasangan siap, memasukinya dan mulai menusuk-nusukkan penisnya. Tusukannya akan meningkatkan hasratnya sampai mencapai orgasme.

Ketegangan seksual mencapai puncaknya, berkulminasi pada orgasme dan ejakulasi, setelah itu gairah menurun.


RESPON SEKS WANITA
Ketegangan seksual pada tahap awal meningkat dengan lebih perlahan pada wanita dari pada pria, seringkali membutuhkan waktu 20 atau 25 menit tetapi, rata-rata, 15 menit. Semakin bervariasi dan merangsang pemanasan, semakin cepat wanita melewati fase terangsang awal ini. Kemudian kenikmatannya meningkat dengan gaya paralel dan langkah bijaksana dengan tusukan penis di dalam vagina. Jika rangsangan langsung pada klitoris dipertahankan secara serentak selama periode ini, wanita bisa memproses dengan cepat menuju orgasme. Setelah orgasme ada pengembalian yang perlahan-lahan dan bertahap menuju normal seringkali selama setengah jam. Selama fase resolusi, buah dada kembali ke ukuran normal dan pembesaran labia berkurang.


PENGALAMAN WANITA
Wanita menjadi terangsang penuh dengan lebih lambat daripada pria selama pemanasan. Ketegangan meningkat sampai fase stabil ketika dia menginginkan penetrasi.

Dengan penetrasi dan gerakan menusuk-nusukkan penis pria, kenikmatannya meningkat dengangayaselangkah demi selangkah dan meneruskan menuju orgasme.

Mengalami multi orgasme jika dirangsang lebih setelah klimaks, pengembalian wanita ke normal perlahan dan bertahap, tidak seperti pria. Terkadang dia bisa menunda fase dan tetap berada paling tidak pada tahap stabil.

Read More......

G-SPOT, Serangkaian Orgasme yang Dahsyat

Di Jerman tahun 1940-an seorang ahli kandungan dan ginekolog bernama Ernst Grafenburg yang meneliti metode baru mengontrol kelahiran, menyatakan telah menemukan zona internal perasaan erogen pada wanita yang sedang dia teliti. Hal ini menimbulkan kontroversi, yang menjadi lebih meluas pada tahun-tahun sekarang ini, mengenai apakah benar atau tidak G-Spot (Grafenburg) pria dan wanita faktanya ada.

Tampaknya ada sedikit keraguan bahwa ada daerah tersembunyi, paling tidak pada sebagian pria dan wanita, yang ketika dirangsang, menghasilkan kenikmatan yang dahsyat dan orgasme, pada wanita telah dikenal sebagai G-Spot, dan pada pria telah diidentifikasi sebagai kelenjar prostat. Ketika secara fisiologi tidak bisa dipungkiri pria memiliki kelenjar prostat, para ahli patologi telah gagal menemukan G-Spot (yang terasa seperti kacang kecil ketika dirangsang), ketika melakukan pemeriksaan mayat pada beberapa wanita. Beberapa ahli percaya bahwa mungkin G-Spot ada hanya pada sebagian wanita, yang lain benar-benar percaya bahwa dinding depan vagina sangat sensitif dan ketika dirangsang bisa menghasilkan orgasme pada sebagian wanita; yang lainnya lagi menolak seluruh dugaan tesebut sebagai omong kosong dan menyatakan bahwa seluruh kontroversi menyebabkan perasaan ketidakcakapan dan kecemasan yang tidak perlu diantara pria dan wanita.


Eskperimen pada diri sendiri benar-benar merupakan satu-satunya cara Anda bisa mencari tahu apakah G-Spot bisa menghasilkna kenikmatan yang dahsyat bagi Anda atau apakah, seperti menurut sebagian orang, ini benar-benar membuang-buang waktu.


Merangsang G-Spot
Posisi duduk saling berhadap-hadapan, membuat penis bisa merangsang dinding depan vagina, di mana G-Spot wanita terletak.


G-SPOT PRIA
G-Spot pria telah diidentifikasi dengan kelenjar prostat yang terletak (seperti G-Spot wanita) di sekitar urethra pada leher kandung kemih. Kelenjar prostrat mempunyai fungsi organik membantu memproduksi cairan yang membawa sperma ke vagina selama senggama. Banyak pria menemukan bahwa rangsangan pada prostat sebelum atau selama bersetubuh bisa mengakibatkan orgasme yang sangat dahsyat, yang mana mereka berejakulasi dengan aliran yang lembut daripada dengan semburan.


Sulit bagi pria menemukan G-Spotnya, atau kelenjar prostat. Posisi terbaik untuk menemukan kelenjar tersebut sendiri adalah dengan berbaring telentang dengan lutut Anda ditekuk dan telapak kaki Anda rata di lantai, atau dengan lutut ditarik ke dada. Masukkan ibu jari Anda ke anus dan tekan menentang dinding depan. Prostat Anda seharusnya terasa seperti benda keras sebesar buah kenari, dan ketika dirangsang, menghasilkan kenikmatan seksual yang dahsyat.


Anus sangat sulit, tidak biasanya sesuatu dimasukkan ke dalamnya, dan bukan organ yang licin secara natural. Pastikan bahwa kuku-kuku jari pendek dan bahwa jari dilumuri dengan jelly dengan baik atau zat yang sama sehingga tidak menyebabkan rusak.


Jika Anda menginginkan pasangan Anda merangsang Anda, berbaringlah tengkurap dan suruh dia memasukkan jarinya dengan lembut ke dalam anus Anda. Berikan banyak waktu pada diri Anda untuk terbiasa merasakan jarinya di sana, kemudian suruh dia bertahan di dinding rektal depan sampai menemukan prostat Anda dan memijatnya dengan kuat. Kemudian dia bisa menggerakkan kelenjar tersebut ke arah bawah. Ini bisa melelahkan kedua pasangan tetapi dibuat sedikit lebih mudah bagi Anda jika Anda menarik lutut Anda ke belakang ke dada. Bahkan tanpa dia menyentuh penis Anda, Anda mungkin akan ereksi dan mengalami orgasme.


Manuver ini tidak “kotor” seperti yang mungkin dipikirkan oleh wanita, karena kecuali Anda sembelit, tidak ada kotoran di rektum bawah Anda. Namun demikian, pasangan Anda harus mencuci jarinya seketika dan harus tidak menyentuh ke dalam vaginanya, atau bakteri bisa dipindahkan padanya dari anus Anda. Sebagian wanita merasa lebih enak jika mereka memakai sarung tangan plastik yang dapat dibuang, khususnya karena sarung tangan tersebut memberi perlindungan dari menularnya virus AIDS.


Sebagian wanita suka mengulum penis pasangan mereka pada waktu yang sama ketika memijat prostat, dan Anda mungkin juga mengusulkan hal ini pada pasangan Anda.


G-SPOT WANITA
G-Spot tampak sebagai kelompok kecil ujung-ujung syaraf, kelenjar, dan pembuluh darah yang terletak di sekitar urethra wanita, atau saluran kencing. Daerah ini biasanya tidak bisa dirasakan ketika wanita tidak terangsang, hanya dapat dibedakan sebagai daerah khusus selama rangsangan vagina yang dalam. Ketika ini terjadi ia membesar, terkadang dengan sangat cepat, dan benda kecil dengan tepi-tepi jelas menonjol dari dinding vagina karena tampaknya ia tidak memiliki fungsi organik selain daripada memantu wanita mencapai derajat kepuasan seks puncak dan, pada orgasme, bisa kelihatan “ejakulasi” cairan bening sama dengan komposisi yang diciptakan oleh prostat, beberapa ahli mengira bahwa G-Spot merupakan bentuk yang belum sempurna dari kelenjar prostat pria.


Cara paling mudah bagi wanita untuk menemukan G-Spot nya adalah dengan duduk atau jongkok sebab berbaring menempatkan titik tersebut sangat jauh. Pertama merangsang G-Spot Anda bisa merasa seperti ingin kencing, makanya ide bagus untuk memulai eksplorasi ketika duduk di tolet. Segera setelah kandung kemih kosong, Anda akan tahu bahwa sensasi disebabkan oleh G-Spot , dan tidak dengan memiliki kandung kemih yang penuh.


Dengan menggunakan jari Anda, tekan dengan kuat dinding internal vagina bagian depan, mungkin dengan menekan ke bawah dengan serentak dengan tangan yang lain di luar abdomen. Ketika ia menjadi terangang, titik ini seharusnya mulai membesar dan akan terasa seperti gumpalan di antara jari-jari di dalam dan di luar vagina Anda. Kontraksi yang sangat nikmat mungkin menyapu melalui uterus dan Anda mungkin mengalami orgasme yang memuaskan dan dalam, yang benar-benar akan terasa dengan orgasme klitoris.


Pada poin ini Anda mungkin juga menemukan bahwa Anda ejakulasi mengeluarkan sedikit cairan bening dari urethra. Ini bukan urin.


Karena pasangan Anda bisa mencapai titik ini dengan lebih mudah, mungkin lebih efektif jika dia merangsang Anda. Berbaringlah di kasur dengan dua bantal keras di bawah pangkal paha Anda, dengan kedua kaki agak terbuka dan pantat Anda sedikit di udara. Pasangan Anda bisa berbaring, mendekat di atas Anda, dengan lembut memasukkan dua jari (punggung tangan di bawah) dan belai dinding depan vagina.


Posisi seks yang menghasilkan rangsangan terhadap G-Spot adalah wanita di atas dan masuk dari belakang. Ketika wanita di atas pria, dia bisa mengontrol kedalaman dan arah penis pasangannya, dan bisa bergerak ke depan atau dari samping untuk membimbing penis ke tempat yang terasa paling enak baginya. Pada posisi masuk dari belakang, penis menggesek dinding depan vagina dengan langsung di mana G-Spot terletak.


Pria bisa membantu dengan menggerakkan tubuhnya dan mendorong dasar penisnya untuk memastikan kepalanya membuat kontak penuh dengan G-Spot. Hasil dari gerakan ini bisa merupakan serangkaian orgasme yang dahsyat bagi kedua pasangan.

Read More......

5 Mitos Menyesatkan Soal Makanan

1. Gula menyebabkan diabetes

Jika Anda penderita diabetes, Anda perlu memperhatikan asupan gula dan karbohidrat untuk menjaga kadar gula darah. Bila bukan diabetesi, asupan gula tak menyebabkan diabetes. Yang benar, makanan tinggi kalori, termasuk banyak minum dan makan manis, kegemukan, dan tak pernah olahraga adalah faktor risiko utama penyebab penyakit diabetes tipe 2.

2. Semua lemak buruk
Kita semua butuh lemak karena lemak membantu penyerapan vitamin A, D, E, K, transmisi saraf, dan menjaga integritas membran sel. Namun, ketika dikonsumsi berlebihan, lemak menyebabkan peningkatan berat badan, penyakit jantung, dan kanker. Tentu tidak semua lemak buruk. Pilihlah lemak baik yang disebut lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda dalam pola makan sehari-hari. Lemak tak jenuh ini terdapat pada ikan dan kacang kacangan.


3. Turunkan kolesterol dengan pantang seafood
Kuncinya adalah konsumsi dalam jumlah wajar karena seafood memang mengandung kolesterol. Kadar koesterol dalam tubuh sebagian besar dipengaruhi oleh lemak jenuh dan trans fatty acid. Keduanya ini terdapat dalam daging merah dan makanan kemasan olahan. Trans fatty acid terdapat di snack kemasan, gorengan, atau margarin yang berisi minyak hydro genated.


4. Hindari karbohidrat agar berat badan cepat turun
Pesan utama diet rendah karbohidrat adalah karbohidrat mempercepat produksi insulin yang ujung-ujungnya akan menambah berat badan. Namun, membatasi asupannya secara berlebihan bisa membuat tubuh kekurangan karbohidrat untuk kegiatan harian. Akibatnya, tubuh akan membakar cadangan karbohidrat untuk energi, dengan melepaskan air. Itulah sebabnya Anda kehilangan banyak air ketika diet rendah karbohidrat.


5. Tidak makan malam membantu menurunkan berat badan
Banyak orang berpikir, akan lebih sedikit berarti mempercepat penurunan berat badan. Mereka tidak tahu, ketika tak makan, tubuh berpikir kita sedang kelaparan dan karenanya memperlambat proses metabolisme. Kita pun cenderung makan banyak sesudah melewati waktu makan. Karena itu, jangan lewatkan waktu makan. Cara yang sehat adalah makan sering tetapi dalam porsi kecil agar gula darah terus seimbang.

Read More......

How To Look Gorgeous At Age 50

It's common at age 50 to begin examining yourself. How does your body look? Have you put on a few pounds? What about your face? Are there fine lines and wrinkles that are giving away your true age?

It's not impossible at 50 to turn back the hands of time. If you know what to do, you can easily take years off your face and body. Let's look at a few ways to do this.


Exercise
You know you're going to hear it – exercise is critical. Exercise will help you lose those few (or many) pounds you've put on over the years and it will help to improve muscle tone, which helps you look younger and sleeker. Muscle burns more calories than fat, so building some muscle will also help you burn more fat, which gets harder to do as you age.


Exercise benefits more than just your body, however. It also increases energy and stamina. It oxygenates the blood which produces healthier looking skin and reduces the fine lines and wrinkles on the face. The end result? You'll look younger.


Don't think just of aerobic exercise, however. Think about yoga, which is popular thanks to its ability to tone and shape your body while helping you relax as well. Another program that's quickly gaining momentum is the 5 Tibetan rites, which is a powerful program that benefits, mind body and spirit.


Low GI diet
A diet that includes foods low on the glycemic index scale will help you look and feel younger. Many of us eat a diet that's high on the GI scale as we consume large quantities of white bread, refined breakfast cereals, rice crackers, white potatoes and foods high in sugar.


High GI foods cause a spike in insulin levels which causes fat gain, and oxidation (and therefore aging) in the body. Choose foods that are low in the GI scale, such as green leafy vegetables, sourdough or multigrain breads and yogurt. Keeping your diet as close to a whole state as possible will benefit your body and skin as you age.


Control stress
In today's busy world, most of us don't take the time to unwind and relax. Nothing will make you age faster than stress, which is hard on the skin and the body. Stress increases the production of cortisol, which increases the rate of aging in your skin as well as your body.


One quick method for learning to control stress is to meditate during your busy day. Even just a few minutes can bring benefit to you, but a longer meditation will bring your body and mind more benefits. Just this one little thing can do a world of good to you and your body.


Skin care
Apply a good wrinkle cream just once a day. This can have tremendous impact on the look and feel of your aging skin. The best wrinkle creams will give you nearly instant results, while also providing antioxidants for long-term benefit. When you choose a wrinkle cream that provides an instant lift while also giving you those antioxidants, your skin will look better. It's a near guarantee.


Making just a few easy changes to your skin care, health and exercise regimen will pay big time when you are trying to erase years from your body and skin. So go on and put these tips into practice and you'll be looking your vey best, and will get compliments.

Read More......

Avoid Winter Weight Gain

Winter is your enemy. Freezing temperatures force you inside, where you shovel heaps of high-fat comfort foods down your gullet. Before you know it, you’ve gained 10 pounds and your New Year’s resolution has you shackled to a treadmill. Winter weight gain isn’t just an urban myth; it’s driven by biology and fueled by mood. In fact, most of us gain between three and four pounds during the winter months, despite our best efforts. But fret not: You can combat winter weight gain and remain slim and trim for spring.

Causes
There are lots of culprits, but cold is the No.1 suspect. When temperatures drop, we stay inside. Our metabolisms slow to a crawl and we pack on the pounds. But the conspiracy runs deeper than that. During the winter, we forgo low-calorie snacks for prepackaged, high-fat delights like chips, nuts and crackers. We also get less sunlight, which makes us feel down in the dumps. To combat those feelings, we gobble up carbohydrates, fats and sugars, which make us feel better.


Some doctors believe that we’re genetically programmed to gain weight when it gets chilly. "Your body may be working against you to hang on to it so you stay warm,” said Lawrence Cheskin, MD, founder of the Johns Hopkins Weight Management Center in Baltimore, in an interview with Prevention magazine.


Fat is a great insulator and it really does a great job of keeping you warm. Before the days of forced air heating and good insulation, a few extra pounds could mean the difference between life and death. For most of us, however, freezing to death isn’t really a problem. We want to look and feel good.


How to fight it
Stay active

Exercise is your best weapon against winter weight gain. And strength training will do a lot to keep your metabolism revving. So hit the gym at least three times a week and devise a workout routine that will tax your biggest muscles. Focus on your legs; they burn more calories than any other part of your body. Add a little cardio to the routine -- about 15 minutes per workout -- and you’ll do a lot to avoid packing on pounds.


Get some sun
Go outside, even when it’s freezing. Bundle up and jog around the block or start a snowball fight with the kids. The sunlight will refresh your mind and the activity will put you in a better mood, making it easier to turn down those leftover candied yams. If you don’t have time for a snowball fight, try to take a walk during your lunch hour. “Even an hour of direct sunlight a day can help elevate your disposition,” says Raymond W. Lam, M.D., in an article in Shape magazine.


Take up a new sport
Cross-country skiing is a great way to burn off excess calories, as are ice skating and snowshoeing. Winter sports will help you get outdoors and stay in shape until spring. If it’s just too cold to do anything outside, consider swimming. Many health clubs have heated indoor pools, and partaking in a summertime activity can trick your subconscious into believing the weather is fair. Swimming is also one of the best ways to burn energy; it consumes more calories per hour than running, bicycling or weightlifting.


Eat well
Eating well doesn’t mean stuffing yourself with mashed potatoes, pecan pie and honey-baked ham. It means finding tasty, low-calorie alternatives that will satisfy your gut and your mind. Plenty of winter crops are low in fat and calories, like squash, onions, oranges, artichokes, kale, Brussels sprouts (yes, they are tasty if cooked correctly), and cauliflower. They’re also filling, which will help you say no to that second piece of pumpkin pie.


Keep in mind, however, that wintertime is chock-full of cookies, pies, candies, and treats of all kinds. It’ll be nearly impossible to avoid them all, so don’t. Have a few -- but only a few -- treats to satisfy your cravings. If you’re exercising, the extra calories won’t make a huge difference. When you’re faced with a big holiday dinner, don’t deny yourself; it’ll just drive you crazy. Instead, load your plate with lean protein (turkey is great) and vegetables. Take only small tastes of high-fat, high-calorie dishes like candied yams, ham, mashed potatoes, gravy, and stuffing.


Lay off the booze
It’ll be tempting to guzzle spiked eggnog, brandy and good wine during the holidays, but don’t. Alcohol contains a lot of empty calories and it slows down your metabolism. Limit yourself to just one drink a day, if you must.


Don’t go overboard
Winter weight may be a good thing. Assistant professor and biologist Gregory Demas has discovered that weight gain actually boosts immune function in animals. Similarly, weight loss impedes immune function. He theorizes that extra fat reserves provide instant energy to combat attacking microorganisms. He hasn’t extended his research to humans, but so far, he’s found that nearly every mammal he has tested gets an immune boost from a little extra fat.


Stay healthy
Gaining a little weight during the winter may be an inevitable biological reaction to cold temperatures. Becoming a couch potato is, however, very much avoidable. Stay active during the winter, even if you don’t avoid all the holiday treats. Lack of exercise will affect your health and mood, and will add those few extra pounds you don't need.

Askmen.com

Read More......

12 Tips To Relax Your Muscles

You've just completed your workout and are really feeling the tension in your muscles. You congratulate yourself on how hard you worked and dream about how much stronger you'll be as a result.

What you're forgetting, however, is the second key component of a great workout: muscle relaxation. Not only do you need to stimulate your muscles to grow, you must also provide them with enough rest and relaxation to heal and repair themselves so they will grow stronger.


Following are 12 ways to relax your muscles after a workout.

1. Breathing
This technique is best performed during the cool down or stretching component of your workout, or before you go to bed at night. Focus on controlling your breathing; take slow, deep breaths on a 4:4 second count, in and out. As you exhale, imagine all the tension and negative energy slowly moving out of your body. Feel your muscles relaxing and, if you are lying in bed, growing heavier. Work your way through your entire body, focusing on relaxing one muscle group at a time.
Breathing this way will help to increase your mind-body awareness and focus your energy on muscle relaxation.


2. Stretching
This frequently neglected part of your workout is critical for promoting recovery and decreasing muscle stiffness. Perform these exercises right after your workout when your muscles are at their warmest and most limber.
Hold each stretch for a count of 15 to 30 seconds, pushing yourself until you feel a good pull in your muscle without any significant amount of pain. A few great stretches are:
Hamstring stretch: Stand or sit and try to touch your toes.

Quadriceps stretch: Bending one leg at the knee and holding your foot behind you, slowly pull your knee backward.
Oblique stretch: Standing with your feet shoulder-width apart, lean over to one side, letting your hand slide down the side of your leg, and repeat on the other side.Tricep stretch: Extend one arm over your head, bend it at the elbow and gently push that arm behind your head with your other hand.
Calf stretch: Find a step and place your foot so the back half is hanging off. Then, slowly put your weight on your leg and lower your heel until your calf muscle feels a slight pull.
Back stretch: Kneel on the floor and stretch your arms as far forward as you can. Round your back while doing the motion to release any built-up tension in your back muscles.
By including these stretches in your workout, you will increase your range of motion, thus allowing you to target more muscle fibers during your strength training.


3. Sleeping
Who doesn't love a good night's sleep? Not only is sleep important for your mental functioning, but it also provides your muscles with much-needed rest and regeneration time. Skimping out on sleep not only reduces your rate of recovery, it also increases stress levels in your body (due to an increased release of cortisol), making your muscles tight and tense.

Aim for at least seven hours of sleep every night, and if your schedule allows it, take a 20-minute power nap in the afternoon.


4. Hanging upside down
It may seem like an unconventional way to get your muscles to relax, but by allowing gravity to do its work, you can achieve a deeper state of relaxation. After you have completed your workout, find a bar that you can reach comfortably, lift your knees and wrap them around the bar. Then, slowly release your arms and let yourself hang for a minute.

Concentrate on completely releasing any tension in your muscles and letting gravity pull you downward. Do not stay in this position for an extended period of time, however, as excess blood accumulation in the head can cause many health concerns.


5. Proper periodization
No matter how much effort you put into your workouts, if your routine is not properly planned, you won't recover optimally and you'll begin to feel it in your body in the form of tight, tense muscles.
When deciding on a program, plan at least one day a week for total rest and make sure to give each muscle group at least 48 hours of rest between sessions. Pay particular attention to your synergistic muscles, such as triceps and biceps, as these play a key role in many other lifts; make sure you don't end up overtraining them.

Also, consider taking an entire week of rest every three months or so to give your body time to fully recover.


6. Massage
A massage goes a long way when it comes to relaxing your muscles; it is best to get one on your rest day after a week of hard training. Look for a certified deep tissue massage therapist and book a full-body treatment. A deep tissue massage reaches muscle fibers that you aren't able to target with everyday methods like stretching. During the massage, focus on the breathing technique described above to relax your muscles even more.


7. Bath, sauna and steam room
All of these options warm up your core body temperature and increase your blood circulation, transporting more oxygen and nutrients to your healing muscles.

These treatments work best right after your workout or later on in the evening, since they're also a great way to relax and unwind psychologically. If you're suffering from an injury, however, ice should be applied before heat immediately after training, as it reduces inflammation, which is a priority for injured muscles.

Stay in the bath, sauna or steam room for about 10 to 15 minutes -- enough time to fully relax but not so long that you begin to feel lethargic. If you want, you can also perform some stretching exercises during this time, as your muscles will be very warm and at their most flexible state.


8. Meditation
Meditation is great not only for stress relief, but also for muscle relaxation. Do it right before you go to bed, as it will focus your mental energy and prepare your body for rest. Find a dark, quiet area and either sit with your legs crossed or lie on your back and focus on your breathing.
Try to completely relax your mind, freeing it of all thoughts. Once your mind is clear, visualize your muscles tensing and relaxing, and all the energy moving out of them. Once you've worked your way through your entire body, take a few deep breaths and slowly get up. Your muscles should now feel relaxed and your body should be in a state of calm.


9. Green tea
This dietary method of muscle relaxation is great since it is something you can easily add to your daily routine. Green tea contains a number of antioxidants that serve to eliminate free radicals that have harmful effects on your body. By reducing the damage to your muscle tissue, you won't need as much recovery time and can hit the weights harder, sooner.

To fully reap the benefits of this herbal beverage, include a cup or two of green tea in your daily diet.


10. Acupuncture
This ancient Chinese treatment can be used not only to treat a number of diseases, but also for muscle relaxation. A trained acupuncturist knows all the target pressure points in the body and will focus on those that will relax the muscles that need it most. You can get acupuncture whenever you are feeling tense; just be sure to find a certified acupuncturist to ensure the treatment is performed correctly.


11. Low-intensity cardio
After you hit the weights hard, performing some light cardio work is a great way to relax and loosen your muscles. This will help increase your blood circulation, enhancing muscle recovery and preventing any muscle stiffness as a result of weight training.

Try walking on the treadmill or biking at an easy level for 10 to 15 minutes after your training session. Keep in mind, though, that this cardio should not add any intensity to your workout or any additional stress to your body since the whole purpose is relaxation.


12. Magnesium
Another dietary supplement that aids in nerve signaling, as well as muscle contraction and relaxation, is magnesium. This can be taken either in supplemental form or obtained from foods rich in magnesium, such as brown rice, spinach, almonds, and peanuts. Aim for 400 mg to 420 mg daily.


Relax your muscles
Next time you have a good workout, make sure to relax your muscles afterward. By incorporating techniques such as the ones above into your daily routine, you will ensure optimum recovery and feel your best for every workout.

Askmen.com

Read More......

Top 10 Male Body Parts Women Love

Every man is dying to know what male body parts turn women on the most. Well, guess what? I surveyed over 100 women and asked them that very question. Not only did their replies blow me away, but I quickly came to the realization that I need to get my sorry butt into the gym on a more permanent basis.

Although the question revolved solely around body parts, women had some things to add regarding the parts they selected. Whether it had to do with proper hygiene or grooming, the women were not shy about their demands. And we all know how supply and demand go hand-in-hand.


Ten parts of men
The following list is made up of the most popular selections in specific order from what's fine and dandy to the very best. Take note and learn how to keep your woman happy.


10- Sharply shaped shoulders
Of the 100 women surveyed, a vast majority had a lot to say about shoulders. They like it when a man has well-defined, broad shoulders because they're a sign of strength and masculinity.

One woman wrote, "I love when a man moves his shoulders and you're able to see the (muscle) definition." Another gal added, "Running my fingers across broad, lean ones excites me immeasurably. That's why I love giving my boyfriend massages in this area." So it's time to get to work at the gym, and as the list goes on, you'll quickly come to the same realization yourself.


9- Chiseled chest
All men love a nice pair of breasts -- real or fake. As long as they look good, we're not complaining. Well, women have the same requirements (minus that whole fake thing though).

Perfect pecs are part of the whole image women have conjured up in their fantasy-filled daydreams. Most ladies said that they like being able to envision what a man's chest looks like under his clothes. The way a sweater or chemise falls on a man's body, they profess, reveals a lot about what's under there.

How fair is that? They get to have those push-up, water-filled, padded bras that create a complete illusion of what's really under there. And what do we have? I think Seinfeld 's Kramer was on the right track with the man's bra -- or should I say The Bro ?


8- Bulging biceps
Come on... you knew it was coming. Big, well-defined biceps don't just signify strength, they also reveal that you're taking good care of your body. And if there's one thing women love, it's a man who takes care of things.

As with the chest, women love when they're able to get a hint of a man's biceps either through his sweater or when he wears a T-shirt and they can see the start of the rippling muscle (their words, not mine).

It also doesn't hurt when guys are able to lift them up and maneuver their bodies effortlessly when they're engaging in crazy "slam you up against the wall" sex. So I guess that mom was just kidding all those times she told us that it's what's on the inside that counts. Real funny.


7- Luscious lips
Oh my, what big ass lips you have! That's right guys; we're not the only ones who long for Angelina Jolie-like lips. Women like full mouths on men not just for their aesthetic appeal, but for those more intimate things we can do with them.

One woman wrote, "I love to suck on a man's thick lips until they're swollen and then I like to rub ice on them while I kiss them." Yeah, I like to do that to lips too, just not the ones she's referring to.
But women were very diverse in the lip department. Some liked only thick bottom lips and some even preferred thinner lips. Perhaps that's because they all prefer the...


6- Tantalizing tongue
If there's one talent that women appreciate immensely, it's a man's ability to use his tongue as though it were a saliva-producing penis with an attitude. Lots of women were quick to point out that the tongue is the strongest muscle in the body, but that is highly debatable.

Although some women chose the tongue for those intimate kissing sessions, most specified that it was because they enjoyed being kissed "down there." Down where? Can u lingis?

Everything from using the tip of your tongue to tease the clitoris to using your entire tongue to lick the vagina from top to bottom was mentioned here. Even penetrating her with it was quite popular. I notice that upon this subject, the ladies' writing began getting somewhat shaky. Hmm, I wonder why?


5- Hygienic hands
"One thing I love about my boyfriend are his big, thick, clean hands." Until I heard the word hands , I could've sworn that she was talking about something else. Actually the word "clean" threw me off somewhat. Do most men have filthy hands?

Another surveyed woman mentioned that a man's hands say a lot about him. Come on , I thought, that's just a myth . But she was referring to other things like what he does for a living and what he emits about himself to the world.

A more interesting woman stated that she loves sucking on a man's fingers and mimicking fellatio. So keep those hands in tiptop shape; you never who might want to wrap their mouth around those fingers.


4- Honed hips
Whereas in this day and age, the smaller a woman's hips the better, surprisingly enough, women also like holding on to our hips when having sex. They love the fact that our hips are narrow. I think they're just jealous.

"I find that hollow area under the ribs that ends above the hipbones irresistible. A woman's hands belong there." I couldn't agree more.


3- Awesome abs
It's absolutely no surprise that women love that washboard stomach. The ripples are the epitome of what a man is defined by. Men should strive for that six-pack, and no, I'm not referring to Budweiser.
Some women didn't necessarily require rock hard abs, but a flat stomach was important just the same. "No woman wants to have sex with a man who has to physically lift his belly in order to put it in." Wow, I never knew that that was possible!

Women do have a point though. I'm not rushing to hop into bed with any woman whose stomach jiggles and is loose, so why should they? Taut tummies are a prerequisite in the bedroom, so like I said before: hi ho, hi ho, it's off to the gym we go...


2- Primped penis
Ah finally, they got to my personal favorite (but only my own ding-a-ling, that is... not that there's anything wrong with that). And although they didn't specify that size matters, they did say that they required a "good size." Yeah, good and plenty...

But more importantly, a lot of women mentioned that a properly groomed groin area was very important. "I don't like spitting out curly, coarse hair when I'm in the middle of a fellatio marathon." So break out the razors, wax and depilatories, it's time to make a forest clearing.
Other things that women mentioned:

  • Proportionate skin color (body to penis)
  • Not too veiny
  • Circumcised
  • Uncircumcised
  • Not too small
  • Not too big
  • Thick
  • Nice smell (I guess they expect reciprocity)


1- Buff butt
I guess the one thing this survey goes to show is that women are not that much different from men. Then again, I don't think they're as big on slapping our butts as we are with theirs.

Some women wrote that they love those "half-moon" butts, while others preferred the "slightly curvaceous" ones. "It's usually the athletic guys that have the nicest butts... oh and Brad Pitt." Some chick was bound to throw that one in.


whoomp! there it is
Well there it is. The top ten male body parts that women love sinking their teeth into, except for number two, of course. Will men agree with this list? Probably. Will they run to the nearest gym? Hopefully. Will they feel objectified? Bloody unlikely.


Until next time, run up to the gym and work it out.

Read More......

7 Body Parts Men Think Women Don't Notice

Imagine this: Your date is going amazingly well. She invites you up to her place for one last drink. You go inside, take off your shoes, and the subtle odor of your feet permeates the room. Hoping she might not notice?

Nice try. When it comes to hygiene and body maintenance, women notice just about everything. And since women tend to base a lot of their attraction for you on factors like scent and hygiene, something unfortunate like smelly feet or unkempt nails can be a real deal breaker.


The following is a list of body parts that men often neglect to groom or take care of because they feel that women won't notice. But after reading the list below, I hope you'll take a lesson and realize that's far from the case.


1- Eyebrows
She probably doesn't expect you to have finely shaped eyebrows like hers, but a unibrow certainly isn't so hot either.
What to do about it: If you fall into the unibrow category, consider doing what women do: tweeze them. Pluck a few hairs between your brows (and only between your brows). If you are concerned about plucking too much, you might consider having a professional help you with the job.


2- Nails
The state of your hands tells her a lot about your general cleanliness and hygiene, so don't let your grubby fingernails give you away.
What to do about it: You don't need to get weekly manicures to keep your hands in good shape; you do, however, need to keep your nails clean and smooth out rough edges with an emery board from your local drugstore. No woman wants to be touched with jagged-edged fingernails.


3- Skin
No woman can resist touching soft skin. Isn't that reason enough to make sure your skin is velvety smooth?
What to do about it: Women tend to combat the winter dryness with creams and moisturizers, but unfortunately, men often don't. It's not rocket science: Just pick up a bottle of moisturizer (preferably unscented), and if you have really dry skin, you might consider a basic humidifier for your apartment to keep the air hydrated. For oilier skin types, you need to look for products that are oil-free that won't further aggravate the problem.


4- Feet
Foot fungus, athlete's foot, overgrown toenails, and general foot odor are a real turnoff. And they are the first thing she'll observe when you take off your shoes. If you can't take proper care of this hidden body part, she might make the same assumption about your other hidden parts.
What to do about it: If over-the-counter powders and ointments aren't doing the trick, see a doctor about your condition.


5- Ear/nose hair
I'd equate ear and nose hair on a man to a woman with a very visible moustache. She probably waxes, bleaches and does whatever it takes to get rid of it. Shouldn't you do the same?
What to do about it: Here is a very simple guideline for you to follow: When it comes to ear and nose hair, if it sticks out of the orifice, trim it.


6- Teeth
A bright smile will win her over every time. So teeth that are stained, yellow or show visible signs of plaque are sure to send her in the other direction.
What to do about it: You might need to see your dentist on this one if your dental problems are extensive, but for the rest of you, pick up some whitening toothpaste, floss and mouthwash -- and don't forget to use them.


7- Back
Your back has the potential to be one of your sexiest body parts -- but not if it's ridden with pimples, dead skin and too much hair.
What to do about it: If back acne is your problem, try an over-the-counter body cleanser made for acne skin types. One with exfoliating beads will help keep the skin smooth as well. As for back hair, a little bit never hurt anyone -- but if it is really excessive, consider visiting your local beauty salon for a wax.


looking the part
She probably spends time every day primping and applying creams and lotions -- all in an effort to look good for you. And while she doesn't expect you to put in the same time and effort as her, she expects you to at least take care of the basics. So after reading the above tips, there are no more excuses for jagged-edged toenails. After all, she looks so good for you, isn't it time you return the favor?

Askmen.com

Read More......

Get Abs for Summer

The average man's body houses 43.2 pounds of fat. And at any one moment, that number is either increasing or decreasing—it's never stagnant. Spend more of each day burning fat than you do storing it, and over time, you'll bury your belly forever. Sound simple? It is. You see, there's no single secret formula for losing fat. In fact, find 100 successful losers and they'll give you 100 different ways to win the battle of the bulge. But we did them one better. On the following pages, you'll find 101 tips designed to help you lose your love handles, bust your gut, and define your abs. Simply incorporate three or four into your life every day, and you'll finish off your fat easier and faster than you ever imagined possible.

Eat more protein.
About 25%-30% of the calories in each gram of protein are burned in digestion, compared to only 6%-8% of the calories in carbs. Do the math: You save 41 calories every time you substitute 50 grams of protein for an equal amount of carbs.


Read labels.
Avoid foods with "high-fructose corn syrup" in the ingredients list. Since 1971, consumption of this sugar substitute—which is used to sweeten soda, commercial baked goods, and even condiments—has increased more than 350% in the U.S., paralleling the rise in obesity.


Get off your ass.
Do every exercise standing instead of sitting. "You'll expend up to 30% more calories," says Joe Stankowski, C.P.T. The solution for the bench press? Dips.


Mix up your movements.
When you lift, perform supersets in which you alternate between sets of lower-body and upper-body exercises. That way, your lower body rests while your upper body is working. "This allows you to work your muscles maximally with very little downtime between sets for a faster, more effective workout," says Craig Ballantyne, C.S.C.S.


Exercise blind.
When you're using the elliptical trainer, try letting go of the handles and closing your eyes. (Be careful!) Without the visual feedback, your core muscles will have to work harder to keep you balanced, burning more calories.


Cut carbs.
Yes, you've heard it a zillion times. The reason: It works. In just one of many recent studies, a Journal of Nutrition report found that men who reduced their carb intake to just 8% of their daily calories lost seven pounds of fat and gained two pounds of muscle in six weeks.


Lift first, then run.
By doing cardio after you've lifted—when you're already tired—the same speed or intensity will have a greater effect than had you done it beforehand, says McGarr.


Change directions.
Try this interval-training trick on the elliptical trainer: Ride for 30 seconds as fast as you can, then immediately reverse your direction and ride for 30 additional seconds just as fast in the opposite direction. Rest 60 seconds and repeat. The force of stopping your momentum, as well as going from a dead stop to full speed twice in the same interval, will give your fat-burning efforts a massive boost, says MF training adviser Alwyn Cosgrove, C.S.C.S.


Fill up on high-fiber foods.
Consider them "good carbs." Their bulk takes up space in your stomach, helping you feel full and eat less. The top fiber food: beans, which contain 8 grams per 1/2 cup. Research shows that guys who added 12 grams of fiber a day to their diet lost a quarter of an inch from their love handles, without otherwise modifying their diet.


Top your salad with vinaigrette dressing.
Studies show that acidic foods such as vinegar and lemon juice work like lighter fluid in your body's fat incinerator, increasing carb combustion 20%-40%. Researchers believe the acids blunt insulin spikes and slow the rate at which food empties from your stomach. Fermented foods like pickles and yogurt are also good sour options.


Don't skip meals.
Not eating for long periods of time puts your body into a catabolic state, meaning it starts to break down muscle tissue for energy— and conserves fat.


Don't be a couch potato.
If you're a TV junkie, add up the number of hours you watch right now, and cut out all reruns—even if there's an episode of Seinfeld on you've never seen. Spend the time you save on your feet: outdoors or in the gym.


Hit the weights.
If you're lazy, it's not as bad as you think—just 10 minutes a day of lifting, three days a week, will help. Harvard research shows that 30 minutes of weight training per week has a greater reduction on waist size than almost any other variable.


Pass on the potatoes.
In any form—mashed and baked, as well as French fries and potato chips. They raise levels of insulin in the blood, triggering your body to stop burning—and start storing—fat. (Sweet potatoes are acceptable; they have more nutrients and fiber.)


Eat your biggest meal of the day after you lift.
It takes calories to digest food. And researchers at the University of Nevada found that it takes 73% more calories to process that food after a weight-training session than if you hadn't worked out at all.


Chug H20 before a meal.
The water will take up room in your stomach, making you feel more full and reducing your appetite, says Christopher Mohr, M.S., R.D.


Here's how to get Abs for Summer
Grab a light barbell, pipe, or broomstick and lie on your back on the floor. Raise your thighs in the air, perpendicular to the ground, and bend your knees 90 degrees. Hold the bar directly above you with both hands, so that it's higher than your knees [1]. Now tuck your chin to your chest and, keeping your arms straight, slowly try to pull your spine off the floor one vertebra at a time-the goal is to crunch up into a ball so that the bar passes over your feet [2]. That's one rep. Do one to two sets of six to eight reps, resting 30-60 seconds between sets. If you can't get the bar past your feet, your internal obliques are weak-crunch as far as you can for now and continue using this exercise until you can.


The Stick Crunch
Most crunches done on the floor hurt your back more than they work your abs-often because people tilt their chins up in the air as they rise off the floor. But this version (call it the "stick crunch") forces you to keep your head in a neutral position as you activate your deepest abdominal muscles to pull you up. As a result, it's safer for your spine, and it's one of the most effective moves for correcting weaknesses in your abs-even if your abs are only an afterthought.

Read More......

10 Tips to lose the holiday fat

1. Minimise the fat intake consumed in your diet. Remember that that fat has over twice the amount of calories than what carbohydrates do.

2. Make sure you include plenty of proteins in your diet to replenish nitrogen levels in the muscles, especially following exercise to assist with muscle repair, maintenance and recovery.

3. Your body’s preferred choice of energy supply is carbohydrates.

4. Consume low glycemic carbohydrates in the first half of the day. They provide a more sustainable release of energy to maintain insulin levels for better fat utilisation.

5. Reduce your carbohydrate intake later in the day and avoid pasta, rice, bread and cereals in the evening.

6. Increase protein intake in the evening.

7. Structure your exercise to be active in the evening; go for a walk after dinner to lower blood sugar levels before going to bed.

8. Set yourself a goal to achieve a better body.

9. Monitor your success to make sure your achieving results and motivate further progress.

10. With today’s average diet, you cannot be assured that you’re getting all the necessary nutrients, let alone in the required amounts. Look at supplementation to ensure your meeting your body’s nutritional needs.

Read More......

Penyebab Utama Rambut Rontok

Rambut rontok dan kebotakan merupakan momok yang menakutkan bagi setiap orang. Berbagai upaya dilakukan untuk menghindari masalah tersebut. Ratusan ribu duit melayang untuk melakukan perawatan rambut di salon salon ternama berikut membeli obat obatan pencegah rambut rontok dengan berbagai macam merk.

Secara garis besar, kerontokan rambut disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor herediter atau keturunan dan faktor didapat. Kerontokan oleh karena faktor keturunan memang tidak banyak yang bisa dilakukan selain mencegah agar kerontokan tidak berlangsung dengan cepat. Sedangkan faktor yang didapat, ada yang disebabkan oleh karena penyakit dan ada pula karena kesalahan perawatan rambut.


Berikut beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk mengurangi terjadinya kerontokan rambut :

  • Makanlah makanan yang bergizi terutama yang banyak mengandung protein dan zat besi. Protein sangat penting untuk pertumbuhan organ tubuh termasuk rambut. Sumber protein utama berasal dari ikan, telur, kacang kacangan, yogurt, kedelai dan lain lain.
  • Hindari stress karena stress akan menganggu metabolisme tubuh yang imbasnya ke rambut juga.
  • Jauhi obat obatan yang dapat menganggu pertumbuhan rambut.
  • Rajinlah berolah raga. Berolah raga secara teratur akan memperlancar peredaran darah termasuk peredaran darah pada kulit kepala yang akan menutrisi rambut.
  • Selain rajin berolah raga, beristirahatlah yang cukup sehingga pertumbuhan rambut anda lebih optimal.
  • Berhentilah merokok, kurangi konsumsi kafein. Kedua zat ini tidak baik untuk rambut anda.
  • Hindari penggunaan air yang terlalu panas saat keramas dan hindari pula menggunakan pengering rambut yang terlalu sering. Keringkanlah rambut anda hanya dengan handuk dan menganginkan di udara terbuka.
  • Lindungilah kulit kepala anda dari sinar matahari langsung.
  • Pilihlah menggunakan shampoo herbal yang bagus, jangan menggunakan shampoo yang terbuat dari bahan kimia yang tidak jelas.
  • Sisirlah rambut anda dengan lembut saat rambut masih dalam keadaan agak basah.
    Kurangi penggunaan gel rambut, krim, minyak rambut, pewarna rambut dan spray rambut. Gunakanlah produk yang terbuat dari bahan alami.
  • Saat anda mencukur rambut, sarankanlah tukang cukur anda menggunakan gunting yang cukup tajam.
  • Hindari kebiasaan menarik narik rambut dengan alasan tidak jelas.

Read More......

Onani – apakah berpengaruh terhadap kesuburan dan kesehatan penis?

Onani merupakan proyeksi seseorang karena gagal menemukan pelampiasan yang sepantasnya. Kebanyakan mengkhayalkan sesuatu yang membuat diri kita tersiksa berkepanjangan. Kesedihan itu dilampiaskan lewat onani. Misalnya: melihat wanita cantik dan seksi membuat Anda ingin onani. Padahal itu justru membuat Anda jadi tambah sedih berkepanjangan. Lepaskanlah ketergantungan Anda pada onani.

Onani tidak secara langsung membuat kurus namun dapat menyebabkan kekurangan gizi. Itu karena pembentukan sperma membutuhkan bahan-bahan dari gizi makanan. Celakanya lagi, kegiatan onani membuat penderitanya menjadi pemalas. Berhentilah selagi bisa.


Jika Anda merasa mani Anda encer, itu harus dibuktikan lewat pemeriksaan laboratorium, bukan dengan mata telanjang.


Onani membuat prostat sehat??? Itu adalah isu yang dibesar-besarkan oleh peneliti yang ingin membenarkan pelampiasan seks rutin pada remaja. Ejakulasi diyakini akan membuat prostat tetap sehat. Tapi yang perlu diketahui adalah kontraksi prostat bisa terjadi pada 3 kondisi :

  1. Saat ejakulasi
  2. Saat menahan kencing
  3. Saat menahan buang air besar.


Dan tanpa kita sadari, kita telah melatih hal itu saban hari! Akan lebih baik apabila didukung dengan jogging dan latihan kegel. Jadi, apakah perlu sering-sering onani? Jawabnya: sangat tidak perlu sekali!


Cara menghentikan onani
Suatu hari seorang pemuda hendak merantau ke sebuah desa. Namun sayangnya, desa tersebut dipisahkan oleh sebuah sungai yang dalam. Ia pun ragu dan kembali ke rumahnya. Di rumahnya ia bertekad untuk merantau ke desa tersebut, tapi selalu ragu krn ada sungai yg dalam. Ia slalu saja kembali lagi ke rumahnya krn ragu menyeberangi sungai itu. Hal itu terjadi berkali2 hingga bertahun-tahun lamanya.


Hingga akhirnya tekadnya membaja, semangatnya begitu berkobar-kobar, ia rela mempertaruhkan seluruh hidupnya demi mencapai desa impian tersebut. "Di sinilah hidup dan matiku", tekadnya dalam hati. Ia tidak takut lagi. Ia tidak peduli lagi apa kata dunia tentang hal ini. "Aku adalah aku dan dengan caraku sendiri."


Dengan mantap ia langkahkan kakinya ke dalam sungai tersebut, dan.....!! Sungai itu hanya sedalam lututnya saja! Ternyata tidak sulit menyeberangi sungai tersebut dan segera ia pun sampai ke desa impiannya itu dan memulai kehidupannya yang baru, lebih bermakna dan penuh manfaat. Anda mengerti maksud dari kisah ini?


Mungkin ada yang berpendapat bahwa onani adalah salah satu cara untuk memperbaharui sperma, padahal anggapan ini adalah salah. Tanpa onani pun, sperma tetap akan diperbaharui. Ini sama dengan saat tubuh bisa memperbaharui sel-sel yang rusak setiap waktunya dan itu dilakukan secara OTOMATIS, bukan MANUAL. Dengan kata lain, tidak ada alasan FISIK diperbolehkannya onani. Satu-satunya alasan onani adalah PSIKOLOGIS. Jadi berhentilah mengait-ngaitkan medis dengan kegiatan onani.

Read More......

Gejala dan ciri-penyakit sipilis

SIPILIS (Raja Singa)
Penyebab: Kuman Treponema pallidum.

Gejalanya: Timbul benjolan di sekitar alat kelamin. Kadang-kadang disertai pusing-pusing dan nyeri tulang seperti flu, yang akan menghilang dengan sendirinya tanpa diobati. Ada bercak kemerahan pada tubuh sekitar 6-12 minggu setelah hubungan seks. Selama 2-3 tahun pertama penyakit ini tidak menunjukkan gejala apa-apa, setelah 5-10 tahun penyakit ini akan menyerang susunan syaraf otak, pembuluh darah dan jantung. Pada perempuan hamil, penyakit ini dapat menular kepada bayi yang dikandungnya yang mengakibatkan kerusakan kulit, hati, limpa dan keterbelakangan mental. Jika tidak diobati gejala sipilis akan muncul dalam empat tahap.

Tahap I (Sipilis Primer)
Terjadi 9-10 hari setelah terinfeksi
Timbul luka yang tidak nyeri di penis, bibir kemaluan atau leher rahim


Tahap II (Sipilis Sekunder)
Terjadi beberapa bulan setelah tahap pertama
Gejala berupa kelainan kulit bercak kemerahan tidak gatal, terutama pada telapak tangan dan kaki.
Ada pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuh. Bisa juga berupa kutil di sekitar alat kelamin dan anus.


Tahap III (Sipilis Laten)
Tidak ada keluhan ataupun gejala, namun infeksi berlanjut menyerang alat-alat atau bagian tubuh lainnya. Kondisi ini hanya dapat dilihat melalui pemeriksaan darah khusus sipilis.


Tahap IV (Sipilis Tersier)
Timbul 5-30 tahun setelah tahap sipilis II. Terdapat kerusakan pada alat tubuh penting yang menetap pada otak, pembuluh darah dan jantung, serabut saraf dan sumsum tulang belakang.


Sipilis kongenital
Pada bayi dan anak-anak akan menimbulkan:

  • Kelainan bentuk wajah
  • Kelainan tulang
  • Kebutaan, ketulian
  • Kelainan bentuk gigi yang khas
  • Kelainan kulit
  • Bayi yang dilahirkan meninggal


Hasil laporan kesehatan menunjukkan bahwa sipilis, tidak sama dengan gonore dan klamidia, biasa ditemukan pada orang dewasa. Tetapi tetap saja sipilis juga masalah penting bagi remaja di negara berkembang. Di desa Nigeria misalnya, hampir 3 % remaja aktif secara seksual punya penyakit sipilis yang aktif.


Sifilis dapat dirawat dengan penisilin atau antibiotik lainnya. Menurut statistik, perawatan dengan pil kurang efektif dibanding perawatan lainnya, karena pasien biasanya tidak menyelesaikan pengobatannya. Cara terlama dan masih efektif adalah dengan penyuntikan procaine penisilin di setiap pantat (procaine diikutkan untuk mengurangi rasa sakit); dosis harus diberikan setengah di setiap pantat karena bila dijadikan satu dosis akan menyebabkan rasa sakit.


Cara lain adalah memberikan kapsul azithromycin lewat mulut (memiliki durasi yang lama) dan harus diamati. Cara ini mungkin gagal karena ada beberapa jenis sifilis kebal terhadap azithromycin dan sekitar 10% kasus terjadi pada tahun 2004. Perawatan lain kurang efektif karena pasien diharuskan memakan pil beberapa kali per hari


Metode tes:
Jangan takut minta test VDRL dan TPHA supaya tidak was-was.

Read More......

The 10 Things Men Need to Learn for Individual Sexual Health

1. Value the Five Purposes for Sex in Your Life

The more aware you are as a sexual man the better. Realize that there are five prime purposes (reasons) for sex (Table 2.2). Depending on your state in life and goals, these will vary (for you as well as your partner).

All five purposes may be suitable at different times for you and your relationship. It is the norm that sex has different roles and meanings and can serve several purposes at the same time. Most of the time, pleasure is the basic function of sex, especially in long-term relationships. Sex energizes and makes your bond special. You feel desired and desirable, which boosts self-esteem and confidence. Boosting self-esteem is a major function of sex in new relationships. Intimacy and relationship satisfaction is a core component especially in serious, ongoing relationships. This is most likely to occur before (pleasuring) or after (afterplay) a sexual experience rather than during intercourse and orgasm. Tension reduction is probably the least talked about purpose of healthy sex, but that is a mistake. Sex as a refuge or port in a storm is a core element of healthy male sexuality. Some reasons may be to reenergize after a difficult time parenting a teen- ager or after a stressful trip, to rejoin after an argument, or to feel worth and energy after a professional rejection. The biological function for sex is procreation. Although reproduction is the natural purpose of sex, this is a choice, not a mandate. You do not have to conceive a child to justify being sexual or to prove you are a man.


Table 2.2 The Prime Reasons for Sex
Shared pleasure and enjoyment.
A means to deepen and reinforce intimacy and satisfaction. A tension reducer to deal with the stresses of a shared life.
A means to reinforce self-esteem and confidence. The traditional biological function of procreation.


2. Integrate Your Sexuality Into Your Personality
Sex is more than your penis, intercourse, and ejaculation. Your sexual- ity is a positive, integral part of who you are as a man and your attitudes, behaviors, and feelings (your personality). Many men act as though sex is a totally split-off personality part rather than a special facet of their personalities. So if in other areas of your life you are considerate and gentle, that would be part of your sexual style. If you are a funny guy or an adventurous guy, that too can be an aspect of your sexual style. If you are a spiritual/religious person, that can be integrated into your sexual person. Integrate your personality into your sexual life.


3. Have Positive, Realistic Expectations of Your Body’s Response
Men who are realistic in other parts of their lives—work, equipment, sports—often do not transfer these lessons to their sexual bodies. For example, the porn image is of an enormous penis that is 100% reliable, hard as steel, and goes all night. Porn sex is about fantasy, having nothing to do with reality. The key element in understanding and accepting your body is that sexual response is based on realistic expectations of your sexual body. The three physiological systems that most affect sexual response are vascular, neurological, and hormonal. Sexual response is primarily a vascular response, involving increased blood flow to your penis and genitals. A crucial learning is that anything that interferes with your physical health will subvert your sexual health. For many men, a prime motivator to stop smoking is because it interferes with your vascular system.


You need to treat your body, especially your penis, in a healthy manner. Physical factors that interfere sexually include fatigue, poor conditioning, alcohol and drug abuse, poor eating habits, obesity, illness, side effects of medications, not maintaining good diabetic control, and a sedentary lifestyle.


4. Affirm That Sexuality at Its Core Is Relational, Not Autonomous
Teenage males learn that they can function autonomously (experience desire, arousal, and orgasm) without needing anything from their partner. This learning does not serve men well in their 30s and beyond, especially men in serious, ongoing relationships. Healthy male sexuality is an inter-personal experience, not an autonomous one.


Sex does not exist in a vacuum, but in the context of a relationship— whether a sexual friendship or an intimate marriage. Even if you are not in a relationship at the moment, you are relating to a “virtual” partner in your mind, a past partner or an imaginary future one. Ultimately, men and women want similar benefits from sex—emotional connection and sexual satisfaction. They traditionally seek this through different avenues. Young men traditionally pursue emotional connection through sex while women commonly pursue sex through emotional intimacy. Contrary to the cultural myth of a war between the sexes these are complementary, not oppositional, approaches. Sexuality for both men and women involves desire, pleasure, and satisfaction. You can be intimate, erotic friends who share pleasure and enhanced couple satisfaction.


5. Value Touch and Pleasure as Well as Function
Is the sole focus of sex intercourse and orgasm? We are strong advocates for intercourse and orgasm, but if that is your only focus, your sexuality is too narrow and ultimately vulnerable to dysfunction. If sex becomes intercourse or nothing, eventually nothing wins out. Pressure for perfect sexual performance (sex on demand) is ultimately a poisonous feature that subverts healthy sexuality. A good example of this is that four out of five men who have to follow an infertility protocol with the demand for intercourse controlled by the woman’s ovulation develop either erectile dysfunction or inhibited sexual desire. He falls into the trap of anticipatory anxiety, pass–fail intercourse, and increasing frustration and embarrassment.


What is the antidote? It is enjoying the cycle of touch—affectionate, sensual, playful, erotic, and intercourse (Figure 2.2). The focus is sharing pleasurable touch. Intercourse is best understood as a natural extension of the pleasure/eroticism process. We prefer the term function to performance because we want to emphasize the essential importance of the natural response to touch and pleasure rather than the pass–fail approach to intercourse.



6. Be Wise in Regulating and Expressing Your Sexuality
Sex is not a mandate, it’s a choice. You want to express your sexuality so it enhances your life and relationship. The traditional male charge of “be ready to have sex with any woman at any time and any situation” or “always take what you can get,” is crazy-making and destructive. It seems like heresy for men to say “no” to sex, but you can’t say “yes” to healthy, integrated sexuality unless you can say “no” to high-risk, destructive sex.

In addition to the obvious issues of unwanted pregnancy, STD/HIV, and illegal sexual activity like exhibitionism and child sexual abuse, unregulated sexuality includes using sex compulsively to reduce anxiety (i.e., masturbate not for pleasure or stress reduction but as a way to avoid dealing with work issues or relationship frustrations) or to prove something to yourself or someone else (i.e., watching more porn than anyone in your group of friends), going to strip clubs or massage parlors when lonely, feeling that you have to have 14 orgasms a week or you will lose your masculine vitality, or needing to use riskier, more dangerous erotic scenarios and fantasies to feel turned on.


Remember, sex is a balance of pleasure, self-acceptance, partner intimacy, energizing your relationship, and personal and relational satisfaction. Sex is a positive, integral part of masculinity, but it is not the definition of being a man or the most important part of masculinity. Express your sexuality so that it enhances your self-esteem and relationship.


7. Be Aware of the Three Styles of Sexual Arousal and Choose How to Integrate These Into Your Couple Sexual Style
Realizing that there are three sexual arousal styles (Figure 2.3) can help you (and your partner) find the right blend of arousal that will serve you well in your relationship. The three styles of arousal (by frequency of use) are (a) partner inter- action arousal, (b) self-entrancement arousal, and (c) role enactment arousal. The styles are distinguished by the focus of sexual attention— partner, physical relaxation and sexual sensations, or fantasy and erotic scenarios.


Partner interaction arousal focuses on partner touch and visual stimulation. This is the type of sex seen in movies and experienced early in the relationship. It utilizes two sexual guidelines—the “give to get” pleasure principle and that an involved, aroused partner is the major aphrodisiac. The man is active, eyes open, giving and receiving genital stimulation, talkative (erotic or romantic), and energetic. Each partner’s arousal plays off the other’s.


Self-entrancement arousal focuses on relaxing your body and being receptive and responsive to touch. He closes his eyes, is passive and takes in stimulation, and often relies on systematic and stylized touch as he becomes responsive and aroused.


Role enactment arousal is focused externally—on role play, variety, experimentation, unpredictability. The focus is on eroticism, not intimacy or pleasure. Examples include the woman dressing in sexy lingerie; role-playing being “sexually tough” or “virgin–prostitute”; having sex in new, risky places; using sexual toys like a vibrator or erotic video; and playing out erotic scenarios.


Some men utilize all three arousal styles and others only two. The most common pattern is a sequence of partner interaction and self- entrancement. Find the sexual arousal style that fits your situation.


The Common Male Worry—Sexual Boredom
Understanding these arousal styles helps you address a common male concern—sexual familiarity. You worry that sex with the same partner will become too familiar and arousal will become more difficult. If sex becomes too predictable, monotonous, boring, routine, the fear is that it will result in sexual dysfunction. Pornography producers understand this fear, which is why traditional magazines like Playboy or Penthouse are not one-time publications but monthly editions and why Internet sites have endless variety. Men who are burdened with this fear of boredom futilely demand excessive sexual variety from their partner or turn to pornography or sexual acting out.


The mistake is to believe that sexual arousal is solely dependent on variety and freshness. This reflects an over reliance on partner interaction arousal. When a man learns that sexual function with his partner is easier and more reliable with sensual self-entrancement and this can be supplemented with role-enactment arousal, his worry of sexual boredom and dysfunction is calmed. Healthy sexuality blends the multiple purposes for sex and multiple arousal styles.


8. Value Your Partner as Your Sexual Friend and Be an Intimate Team
In a one-night stand or a paid sexual encounter, the focus is on erotic sexuality; intimacy can interfere with sexual response. However, in a sexual friendship, serious relationship, or marriage, sex is part of an intimate relationship. Sex exists in the context of your real life activities, including dealing with chores, parenting, and conflicts.


Men traditionally pursue connection and emotional intimacy through sex. Sexuality for both men and women includes desire, arousal, orgasm, and satisfaction. At a minimum, being an intimate team means not treating sex as a power struggle or being coercive. Ideally, it means seeing your partner as your intimate and erotic friend, where touching and sexuality can serve a number of positive emotional and physical roles, and where you share positive as well as disappointing experiences without blaming.


9. Integrate Sex Into Your Real Life and Your Real Life Into Your Sex Life
Your sex life changes as you age and grow. The role and meaning of sex is very different when you are a 15-year-old living at home, a 25-year-old young adult on your own, a 35-year-old man intent on conceiving his second child, a 45-year-old man feeling burdened with responsibility, a 55-year-old man who has launched his last child into college, a newly retired 65-year-old man, a 75-year-old man who is intent on beating the odds and maintaining physical health and sexual vitality, and an 85-year-old man who is enjoying a broad-based, flexible sexuality. The integration of varying life events into lovemaking recognizes the multiple purposes of sex. This can involve sex for anxiety release through orgasm, for emotional healing, for romance and emotional intimacy, and as a spiritual experience while sharing sadness about a parent’s death. Sexuality has many roles and meanings in a man’s life.


10. Realize That Good-Enough Sex Rather Than Settling for Mediocrity Is Genuine, Satisfying, and High Quality
This is such a central concept that we have devoted an entire chapter to it. Men worry that accepting Good-Enough Sex will somehow feminize them or means settling for second best. What nonsense. Theoretically, clinically, and personally we believe that the Good-Enough Sex model is the healthy, freeing, and realistic approach to male and couple sexuality. You are a sexual man, not a sexual robot/machine. Physically, emotionally, and relationally accepting sexual variability and flexibility is much superior to clinging to the traditional male model of perfect intercourse performance.


Closing Thoughts
It is crucial to establish a solid foundation for healthy male sexuality based on core concepts from the latest scientific findings and clinically relevant guidelines. Most of these new findings contradict the traditional macho sex role and perfect performance norm. Being a wise, confident, and strong sexual man entails awareness of healthy male (and couple) sexuality and adopting positive, realistic sexual expectations. You want to learn and adopt healthy thinking for healthy sexuality as a man.

Read More......

Coeliac disease-the facts about coeliac disease

What is it?

An autoimmune disease, which means the body produces antibodies that attack its own tissues. For people with coeliac disease, this attack is triggered by gluten, a protein found in wheat, rye, barley and oats.

"Coeliac disease is not to be mistaken for wheat intolerance. It is a disease where there is damage in the lining of the bowel, unlike wheat intolerance, which doesn't always cause damage or have complications," says Dr David Sanders, a consultant gastroenterologist at The Royal Hallamshire Hospital in Sheffield. Bowel damage affects the absorption of nutrients and as a result, symptoms of malabsorption commonly occur.


Who's affected?
It's more common than you think. One in a 100 people in the UK are estimated to have coeliac disease. "And only one in eight are thought to be diagnosed," says Emma Merrikin, dietician and representative of Coeliac UK.


What are the symptoms?
If left untreated it can cause infertility. "Vitamin deficiencies in iron, folate and B12 are common in people with coeliac disease. They don't absorb calcium either so have a higher risk of osteoporosis," says Sanders. "Forty per cent of people with the disease have an increased risk of stomach cancers. But all the symptoms can be reversed after three years of adhering to a gluten-free diet. The diet won't reverse cancer but you won't have an increased risk of getting it."


Other symptoms vary but can include nausea, diarrhoea, constipation, bloating, stomach pain, tiredness, anaemia, mouth ulcers, headaches, migraines, hair loss, skin problems and depression. Coeliac disease is also associated with other autoimmune conditions such as type one diabetes and thyroid disease.


What causes it?
The cause of the disease is unknown, although people are born with the genetic predisposition to it. If you're related to someone with the disease you have a 10 per cent chance of having it too.


How is it treated?
"The only treatment is complete and life-long exclusion of gluten from the diet," says Sanders. "By withdrawing gluten, you'll withdraw the symptoms of the disease from your body."
Once you've been medically diagnosed by your GP, you can obtain prescriptions for gluten-free food and are eligible for membership of Coeliac
UK. "You will be able to receive free information including a food and drink directory that lists more than 11,000 gluten-free foods available in supermarkets," says Merrikin. "And your doctor can also refer you to a dietician, who'll give you specific dietary advice and support to ensure you are eating a balanced diet."

Read More......

Kondom Bikin Wanita Depresi?

Jika disuruh memilih antara seks yang aman dan seks yang nyaman, setiap orang pasti tak akan bisa memilih dua di antaranya. Aman iya, nikmat dan nyaman pun oke. Namun bagaimana jadinya jika ternyata seks 'aman' bisa membuat wanita depresi?

Riset yang dilakukan peneliti dari State University of New York, Albany, mengemukakan wanita yang berhubungan seksual tanpa pengaman (dalam hal ini kondom), lebih jarang mengalami depresi dibanding mereka yang bercinta menggunakan kondom. Ini membuktikan bahwa semen (cairan mani) mengandung senyawa yang mampu mengubah mood wanita menjadi lebih baik.


Penggagas studi Dr. Gordon G. Gallup juga menemukan wanita yang rutin melakukan hubungan seksual tanpa menggunakan kondom, tingkat depresinya bisa berubah drastis, setelah kontak seksual terakhir mereka. Fakta menunjukkan senyawa kimia dalam semen bisa menyebabkan sifat semacam kecanduan pada wanita. Kenyataan ini jarang ditemukan pada wanita yang berhubungan seks menggunakan kondom.


Studi yang dilakukan pada 293 wanita ini juga mencatat kemungkinan wanita yang lebih sering melakukan hubungan seks tanpa pengaman (kondom) cenderung agresif untuk kembali menemukan pasangan baru saat hubungan mereka berakhir, sebagai sebuah usaha untuk mencari rasa bahagia yang mereka dapat dari senyawa kimia pada semen.


"Mereka (wanita yang berhubungan seks tanpa pengaman) lebih depresi saat hubungan mereka berakhir karena ketergantungan kimiawi dengan pasangannya," jelas Gallup, seperti dilansir dari Mensclinic.com, Senin (28/05).


Seperti diketahui semen mengandung beberapa hormon seperti testosterone, estrogen, prolactin, luteinizing dan prostaglandins, yang akan melewati dinding vagina dan masuk ke dalam aliran darah dan pada akhirnya mempengaruhi mood wanita.


Riset ini juga menganalisa faktor variabel lainnya seperti metode kontrasepsi, frekuensi hubungan seksual, dan persespi wanita pada hubungan mereka. Dalam hal ini Gallup mengakui wanita yang rutin berhubungan seksual tanpa menggunakan kondom memiliki mood yang lebih baik dan membuat mereka tak mudah depresi. Namun Gallup juga mengakui resiko hubungan seksual tanpa pengaman (kondom).


Gallup dan tim akan meneliti lebih lanjut pengaruh semen dan hubungannya dengan mood pada wanita. Dalam analisanya, Gallup mencatat wanita juga mengalami depresi dan mood yang buruk saat sebelum menstruasi, setelah melahirkan, dan menopause. Karena dalam saat-saat tersebut wanita sering kali harus puasa berhubungan seks.

indofamily.net



Read More......

Apakah Dia Mengalami Orgasme?

Salah satu pertanyaan yang paling tidak tepat untuk ditanyakan kepada seorang wanita setelah anda berhubungan seks dengannya dilaporkan adalah “apakah kamu mengalami orgasme?” kemungkinan respon seorang wanita terhadap pertanyaan ini akan seperti, “Tentu saja saya mengalaminya!” atau “jika kamu betul-betul perhatiaan dengan aku, kamu pasti tahu!”.

Hal ini terjadi jika dia masih tetap berbincang dengan anda dan anda tidak sedang tidur. Reaksinya terhadap terhadap pertanyaan ini mungkin sangat negatif tanpa memperhatikan apakaah dia betul-betul mengalami orgasme atau hanya pura-pura. Hal ini disebabkan karena harapan masyarakat terletak padanya. Masyarakat menuntun kita untuk mempercayai bahwa dia secara alami telah mengalami orgasme, karena ini dibutuhkannya, jika dia ingin dianggap sebagai wanita yang normal dan modern.


Saat orgasme wanita diabaikan di masa lalu, dibuang, sekarang dianggap bahwa semua wanita mengalaminya. Kenyataanya, sekarang mereka mungkin diharapkan untuk mengalami lebih dari satu dan dengan cepat. Mereka juga mengharapkan menjadi orgasmik tanpa menperdulikan tipe rangsangan yang diberikan pasangan mereka atau keahlian dan pengetahuan seksual dari pasangan mereka. Semua wanita di televisi dan film-film melakukannya, khususnya film-film dewasa yang mempertontonkan orang yang melakukan “seks yang sesungguhnya”. Sampul depan majalah-majalah wanita di etalase pertokoan mengiformasikan kepada kita bagaimana setiap wanita bisa mengalami “hembusan pikiran orgasme” jika mereka mengikuti saran-saran “mudah” di dalamnya. Novel-novel pecintaan, sama seperti film-film, penuh dengan wanita yang mengalami orgasmik karena sentuhan seorang pria semata, atau wanita. Seorang wanita bisa mempercayai bahwa semua teman wanitanya mengalami orgasme selama seks berpasangan sejak mereka mungkin tidak pernah mengatakan padanya secara berbeda, dan dia biasanya tidak dibiarkan untuk bertanya. Para wanita tidak pernah diajarkan bagaimana mengalami orgasme sehingga orgasme harus terjadi secara insting. Para wanita hanya berbaring di sana dan mengalmi orgasme, benar? Jika mereka tidak mengalami orgasme, mereka tidak memenuhi kewajiban terhadap pasangan mereka dan masyarakat.


Walaupun harapan-harapan kita, tidak selalu mudah untuk mengatakan jika seorang wanita telah mengalami orgasme. Beberapa wanita memperlihatkan semua tanda-tanda klasik dari gairah seksual dan orgasme sebagaimana yang disampaikan dalam buku-buku pelajaran dan pada website ini. Bahkan jika mereka melakukannya, sulit untuk nenyadarinya selama nafsu seksual. Indikasi tehadap orgasme ini berdasarkan pengamatan banyak wanita mengalmi orgamse dalam sebuah lingkungan laboratorium, bukan kamar tidur dengan lampu yang dipadamkan dan bedcover yang tertarik ke atas. “Data” yang dihimpun digunakan untuk menyusun sebuah daftar respon-respon fisik secara umum. Respon-respon umum ini telah menjadi “harapan-harapan terhadap kemungkinan. Ini tempat di mana mekanik bisa ikut campur dengan kesenangan; saat yang satu mencoba menemukan definisi untuk dimana mereka tidak pernah diharapkan. Anda tidak bisa memberi tanda pada kotak-kotak di kartu skor orgasme untuk menentukan apakah anda atau pasangan anda telah mengalami orgasme. Satu-satunya cara mengetahui apakah seorang wanita telah mengalami orgasme adalah dari ungkapannya kepada anda bahwa dia telah mengalaminya, karena ini sungguh-sungguh berasal dari apakah dia telah merasa bahwa dia telah mengaminya, bukan jika kelihatannya atau terasa seperti dia telah mengalaminya.


Tidak ada cara yang sangat mudah mengetahui apakah seorang wanita telah mengalami orgasme, bahkan bagi wanita itu sendiri. Kualitas secara fisik dari orgasme wanita, dan sebagai hasil persepsi mereka terhadap hal tersebut, mungkin berubah dari orgasme ke orgasme berikutnya. Ada beberapa masa di mana dia mungkin tidak tahu apakah dia betul-betul telah mengalami orgasme dibandingkan dengan pengalaman kesenangan seksual yang intens yang dapat sewaktu-waktu menjadi lebih nikmat daripada sebuah orgasme. Jika seorang wanita mengalami orgasme, itu tidak otomatis berarti dia mengalami kesenangan atau setidaknya kesenangan yang terus menerus. Sebuah orgasme bisa saja membosankan! Orgasme seorang wanita bisa menghasilkan sensasi fisik yang sangat sedikit yang dia mungkin ingin tahu apakah itu betul-betul merupakan orgasme. Menurut Betty Dodson, dia telah menyaksikan pada wanita mengalami orgasme saat mereka tidak merasa bahwa mereka telah mengalaminya. Para wanita yang lain tidak mengetahui jika mereka mengalaminya, tidak mengetahuinya secara pasti, tetapi mereka pikir mereka mengalaminya. Jika seorang wanita tidak mengetahui orgasme dalam setiap peristiwa, apakah pantas mengharapkan pasangannya untuk mengetahui hal tersebut?


Tambahan terhadap fakta ini bahwa sebagian besar pria dan wanita muda tidak tahu bagaimana rupa seorang wanita, suaranya, dan perasaanya selama orgasme karena mereka tidak pernah diajari informasi ini. Jika sesuatu, masyarakat membuat setiap usaha mencegah orang-orang muda untuk mengetahui hal tersebut. Kita mengganggapnya tidak normal dan berbahaya jika seorang anak atau remaja menyaksikan seorang wanita mengalami orgasme. Masyarakat membuat sedikit atau tidak ada usaha untuk mengajar orang-orang tentang kesenangan seksual dan orgasme wanita. Apa yang kita ajarkan kepada orang-orang adalah suatu representasi yang akurat dari realitas. Apakah film-film dan televisi merupakan sumber informasi yang baik; khususnya yang diberikan adalah seringkali sebagian besar orgasme dan kesenangan seksual yang mereka alami adalah hanya palsu? Jika sesuatu, karena itu mengapa orgasme seringkali dipaksakan selama seks “sesungguhnya”; 55% wanita setidaknya kadang-kadang memalsukan orgasme. Kita mengajarkan kepada para gadis dan para wanita bagaimana memalsukan orgasme dan pasangan mereka di ajarkan untuk mengharapkan orgasme yang dipaksakan.


Haruskah anda bertanya pada pasangan anda apakah dia mengalmi orgasme? Sementara ini bukan pertanyaan yang jelek untuk ditanyakan, tapi ini mungkin bukan pertanaan yang terbaik untuk ditanyakan. Hal ini disebabkan karena kemungkinan anda berada dalam situasi di mana anda tidak dapat berbuat apapun tentang hal itu jika mereka tidak mengalaminya. Dengan ini maksud saya adalah anda tidak bisa kembali mengulang waktu, dan hasrat serta kesempatan untuk seks mungkin akan berlalu jika anda menunggu setelah seks untuk menanyakan kepadanya. Jika mereka tidak mengalminya, yang anda bisa lakukan tentang hal tersebut hanyalah merasa sedikit kecewa, baik pada diri anda sendiri ataupun pasangan anda, atau keduanya. Sehingga pertanyaan yang perlu untuk ditanyakan adalah : “kamu mau mengalami orgasme?” dan pertanyaan tersebut perlu ditanyakan pada awal hubungan seks. Anda ingin menjadi proaktif lawan dari reaktif.


Hal yang utama yang harus terjadi adalah bagi seorang wanita adalah mengambil tanggung jawab bagi kesenangan dan kepuasan seksualnya. Dia tidak bisa meninggalkan kesempatan atau bermimpi menemukan ksatrianya dalam baju baja yang bersinar, biasnya mereka hanya muncul dalam cerita dongeng. Setiap wanita harus memutuskan betapa pentingnya kesenangan seksualnya terhadap dirinya. Yang lebih penting adalah dia lebih berusaha, bukan pasanganya yang mengalaminya. Dia juga harus menegaskan apa yang menyenangkan untuknya bukan membentuk dirinya kepada seseorang yang tidak dia inginkan. Sementara hal ini terdengar dingin dan tidak romantis, dia harus memandang pasangannya sebagai alat yang siap untuk kesenangannya, yang digunakan untuk kepentingannya. Hal ini sepanjang kedua pasangan saling memegang pandangan yang sama tersebut, tidak satupun yang menjadi objek seksual karena dalam proses memenuhi hasrat mereka sendiri, mereka akan memenuhi hasrat pasanganya. Hal tersebut terjadi jika mereka berdua bersikap jujur dan sama-sama memberi karena mereka mementingkan diri sendiri.


Selanjutnya seorang wanita harus memutuskan apakah dia ingin atau dapat mengalami orgasme pada awal dari setiap pengalaman seksualnya. Para wanita seringkali memalsukan orgasme karena mereka tidak ingin mengalami orgasme, atau mengetahui tubuhnya cukup baik untuk tahu bahwa yang satu ini tidak mungkin terjadi selama mengalami seksual yang akan datang. Mereka ingin melakukan seks karena mereka menikmati keintiman fisik dan kesenangan bahkan jika orgasme tidak mungkin, dia ingin membicarakan hal ini kepada pasangannya mendatang, dia bisa terus terang dengan mengatakan, “saya ingin mengalami orgasme,” atau dia meminta sebuah bentuk seks yang mungkin sebagian besar akan menghasilkan orgasme. Dia bisa berkata, “berikan kesenangan oral”. Jika dia tidak ingin mengalami orgasme, atau sepertinya tidak mungkin mengalaminya, dia bisa berkata, “malam ini untukmu atau “saya ingin memberikanmu kesenangan.” Dia juga harus dapat mengatakan “tidak” atau “berhenti”. Jika selama Cunnilingus dia menyadari dia tidak akan mengalami orgasme, dia perlu mengatakan, kamu bisa berhenti sekarang jika kamu mau.” Atau lebih simple, “tolong berhenti”. Saya menyadari hal ini tidak akan jatuh dalam apa yang dimaksudkan dengan seks yang romantis, tetapi bukan juga termasuk orgasme yang dipalsukan. Seorang wanita perlu bersikap jujur dengan dirinya sendiri dan pasangannya jika dia betul-betul ingin menikmati seks, tanpa memperhatikan apakah orgasme terjadi atau tidak. Seorang wanita harus membicarakan dengan jelas kepada pasangannya apa yang dia maksud oleh pernyataan-pernyataannya dan sikapnya sebelum melakukan aktivitas seksual. Seorang wanita harus dengan jelas menyatakan apa yang mau dan inginkan, bahkan jika anda tidak tahu apa yang anda inginkan. Hey, wanita, pasangan anda bukanlah pembaca pikiran, dan anda tidak datang dengan suatu yang memiliki cara manual!


Apa yang seharusnya pasangan seorang wanita lakukan? Mereka harus mengakui dan menerima bahwa kesenangan dan orgasmenya adalah untuk keuntungannya (si wanita), bukan miliknya. Bertambahnya, pria dan wanita mengharapkan para wanita mengalmi orgasme berdasarkan perintah. Mereka ingin wanita orgasme dengan cepat dan berulang kali setiap berhubungan seksual. Tidak sesederhana itu karena mereka ingin memberikan kesenangan pada pasangan mereka, tetapi juga mendemontrasikan keahlian dan kekuatan seksual mereka sendiri. Mereka ingin berbuat sesuai dengan harapan masyarakat. Mereka ingin mengangakat harapan-harapan masyarakat. Mereke ingin menyombongkan hak-hak, bahkan jika sebenarnya mereka tidak dapat menyombongkan pada teman dan keluarga mereka. Mereka ingin merasa baik mengatahui mereka mencapai “tujuan” ini. Hal ini dapat dimengerti yang diakibatkan pada wanita merasa ditekan untuk mengalami orgasme, untuk membuat pasangan mereka bahagia, untuk berbuat sesuai dengan harapan pasangan mereka dan harapan masyarakat. Sejak ini merupakan harapan yang tidak realitis, para wanita seringkali memalsukan orgasme sebagai akibatnya. Untuk mencegah hal ini, pasangan seorang wanita harus menberinya izin untuk tidak mengalami orgasme, dan memintanya untuk tidak mengalami orgasme yang dipalsukan.


Pasangan seorang wanita mungkin mengatakan padanya, “saya mengerti wanita seringkali memalsukan orgasme dan ada waktu saat kamu melakukan hal ini. Jika kamu merasa perlu untuk memalsukan orgasme pada waktu lalu, dan merasa perlu untuk melakukan hal itu juga di masa akan datang, saya akan lebih senang kamu tidak melakukannya. Saya ingin kamu tahu kamu memiliki izin saya untuk tidak mengalami orgasme jika kamu merasa kamu tidak bisa atau tidak ingin mengalaminya. Jika kamu ingn mengalami orgasme, katakan pada saya dan katakan bagaimana saya bisa membantumu yang terbaik untuk mengalami orgasme.” Komunikasi secara terbuka adalah penting.


Sebagai tambahan, pasangan seorang wanita harus melihat pada setiap pengalaman seksual dengannya karena jika hal itu merupakan pengalaman mereka yang pertama. Hal ini disebabkan karena anda tidak mengetahui apa yang betul-betul dia inginkan sampai dia mengatakannya pada anda. Setelah dia mengatakan pada anda, anda tidak tahu apa yang akan memuaskan kebutuhannya sampai anda mencoba, dan karena ini berhasil di waktu terakhir bukan berarti ini akan berhasil lagi. Jika anda telah bersama-sama selama 20 tahun, apakah anda mengharapkannya menginginkan hal yang sama selalu 20 tahun, apakah anda mengharapkannya menginginkan hal yang sama selalu dan selalu hal itu lagi? Hanya karena sesuatu berhasil 100 kali sebelumnya bukan berarti ini akan berhasil yang ke 101 kalinya. Para wanita, sama seperti pria, bukan mesin-mesin dengan satu set program kebutuhan-kebutuhan dan respon-respon yang tidak pernah berubah. Sebagian besar seringkali, kami memiliki pandangan yang sangat sempit terhadap apa yang diinginkan pasangan kita dan hasratnya, meskipun kita tidak pernah menanyakan atau telah diberitahu oleh mereka. Masyarakat mengatakan pada kami apa yang mereka inginkan dan kami mengganggap bahwa itulah yang mereka inginkan melakukan hal ini adalah suatu kesalahan besar. Pasangan seorang wanita harus bisa beradaptasi dan menerima kebutuhannya. Untuk betul-betul mengisi kebutuhan seorang wanita, pasangannya harus bersikap seperti jika dia tidak mengetahui apapun dan menerima ekspresi keinginannya dan hasratnya tanpa reservasi.


Sekali anda menerima bahwa anda tidak mengetahui apa kebutuhannya, anda harus mencari tahu apa kebutuhannya itu. Bagaimana anda melakukannya? Banyak yang akan mengatakan membaca sebuah buku tentang seksualitas wanita, atau mungkin mengunjungi web seperti ini. Masalah dengan hal itu adalah pasangan anda mungkin tidak menulis buku tersebut atau menciptakan website tersebut. Juga bukan suatu yang akurat, atau setidaknya suatu yang komplit, petunjuk siapakah dia atau apa kebutuhannya, walaupun beberapa mungkin mencoba menyakinkan yang sebaliknya. Jika anda benar-benar ingin tahu apa yang diinginkan seorang wanita, anda harus bertanya padanya. Dia mungkin mengetahuinya, dia juga bisa tidak mengetahuinya. Tingkat pengetahuan wanita yang paling besar, pengalaman dan penerimaan terhadap seksualitasnya, ide yang lebih baik yang mungkin dia miliki terhadap kebutuhannya. Jika dia tidak pernah melakukan mastrubasi atau seks dengan pasangan, dia mungkin tidak memiliki ide-ide tentang apa kebutuhannya dan bagaimana cara yang terbaik untuk menemukannnya. Dia mungkin hanya mengetahui apa yang dia harapkan untuk menikmati, yang sangat tidak mungkin apa yang betul-betul dia inginkan dan butuhkan. Sejak para wanita melakukan perubahan setiap waktu, karena perubahan dalam pikiran mereka dan tubuh mereka disebabkan oleh siklus menstruasi mereka, kehamilan, dan kehidupan yang naik dan turun, mereka tidak akan selalu mengetahui apa yang mereka inginkan dan butuhkan. Hal yang sama juga terjadi pada tentu saja pada para pria. Anda harus melihatnya sebagai suatu pertualangan.


Jika anda ingin menjadi seorang pencinta yang hebat, anda pertama-tama harus mejadi pertualangan yang hebat. Untuk menjadi pertualangan yang hebat, anda harus menjauhkan buku-buku dan keyboard dan pergi melakukan penelitian lapangan. Jika dalam proses pertualangan anda tidak membuat beberapa kesalahan dan mendapati diri anda sewaktu-waktu tersesat, atau menemukan beberapa usaha yang gagal., anda betul-betul tidak melakukan pertualangan. Jika suatu waktu anda tidak frustasi (bingung) atau merasa malu, anda tidak pernah menantang diri anda sendiri. Jika anda tidak pernah mengalami kegagalan, anda menjadi seorang pencinta yang hebat, tapi anda tidak akan pernah menjadi seorang pencinta yang hebat, tapi anda tidak akan pernah menjadi seorang pencinta yang diharapkan pasangan anda. Dia (laki-laki) atau dia (wanita) yang tidak pernah gagal tidak akan pernah mempunyai pengalamn yang hebat!


Bagaimana jika orgasme terjadi? Jika seorang wanita mengalami orgasme, dia perlu membicarakan ini dengan pasanganya, bukan mengharapkan pasangananya untuk mengetahui berdasarkan intuisi. Dia secara simple mengatakan “saya mengalami orgasme“ atau ”terima kasih untuk orgasme yang indah.” Dia tidak seharusnya mengharapkan pasangannya mengetahui bahwa dia mengalaminya, bahkan jika dia berpikir atau merasa jelas-jelas seperti itu. Ini juga merupakan ide yang bagus bagi kedua pihak untuk berterima kasih kepada pasangan mereka atas kesenangan yang telah mereka berikan, bahkan jika orgasme tidak terjadi.


Pasangan seharusnya terbuka terhadap kemungkinan dari situasi-situasi yang terjadi dimana pasangan wanita tersebut berpikir dia (si wanita) telah mengalmi orgasme saat dia sebenarnya tidak mengalaminya. Setelah mengalami hubungan seksual pasangannya mungkin merasakan senang saat wanita merasa kecewa karena peristiwa yang salah tafsir ini. Hal ini terjadi disebabkan karena tidaklah umum bagi wanita untuk memperlihatkan tanda-tanda utau indikasi dari orgasme selama gairah seksual. Pasangan seorang wanita mendengar si wanita berteriak atau merasakan pahanya atau vaginanya berkerut mungkin mengacu untuk percaya dia telah mengalami orgamse dan menghentikan rangsangan seksualnya. Satu cara membantu mencegah hal ini bagi wanita adalah untuk menjadi lebih agresif selama seks, dengan mengambil alih kontrol terhadap apa yang dilakukan pasangannya. Jangan izinkan pasangan anda berhenti samapai anda telah mengalami orgasme, jika itu yang ada inginkan.Katakan padanya jangan berhenti, jangan takut untuk menggunakan kekuatan fisik dengan lembut untuk mendapatkan apa yang anda inginkan dan butuhkan. Jika anda merasa pasangan anda berhenti atau menurun, jangan takut untuk mengajukan hal yang sebaliknya. Jika anda betul-betul menginginkan sesuatu, anda harus membuat mereka mengetahuinya. Bagaimanapun jangalah menyalahkan pasangan anda dalam proses tersebut.


Jika setelah melakukan seks wanita tidak mengalami orgasme, meskipun dia mengingikannya, dia perlu membicarakan hal ini dengan pasangannya. Pasangan perlu menentukan cara-cara pencegahan hal ini dimasa yang akan datang, bila memungkinkan, mungkin selama atau setelah makan malam hari berikutnya para wanita tersebut bisa menanyakan pada pasangannya apakah mereka bisa “mendiskusikan“ pengalaman malam seksual mereka sebelumnya. Dia kemudian bisa menjelaskan bagaimana keinginannya untuk dapat mengalami orgasme tetapi tidak dapat dia alami, dan kemudian menjelaskan mengapa hal itu terjadi. Dia perlu sensitif terhadap perasaan pasanganya, tetapi bersikap jujur tidak ada ruginya. Sekali dia menunjukkan bagian dirinya, dia perlu meminta pasanganya untuk menunjukkan bagian dirinya. Keduanya perlu mengajukan pertanyaan sampai mereka mengerti apa yang masing-masing katakan. Sekali keduanya tahu situasi keduanya, dan tidak sebelumnya, mereka bisa mempertimbangkan solusi yang mungkin. Ini hanya merupakan sebuah kasus dimana pasangannya tidak mengetahui dia menginginkan mereka merangsangnya lebih lama tetapi mereka harap mereka tahu atau mereka hanya terlalu lelah untuk melanjutkannya. Ini juga bisa merupakan sebuah kasus dimana mereka tidak mengetahui bagaimana merangsangnya untuk orgasme dan dia perlu mengajari mereka. Mereka perlu mendiskusikan kemungkinan bahwa dia butuh dan/atau menginginkan mastrubasi jika situasi ini harus terjadi lagi. Jika seorang wanita tidak membicarakan hasratnya untuk orgasme kepada pasangannya, dia kemungkinan akan menyadari hasrat-hasratnya tidak pernah terpenuhi.


Para pasangan perlu terbuka terhadap ide bahwa orgasme bisa menjadi sebuah penghalang bagi kesenangan seksual. Para pasangan seringkali memandang orgasme sebagai lampu merah bagi seks, sinyal untuk berhenti. Kedua pasangan akan terus melakukannya sepanjang lampu berwarna hijau, yang berarti orgasme belum terjadi. Hal itu berarti kesenangan seksual hanya berperan sebelum dan selama orgasme. Bagaimana jika kedua pasangan mengalami orgasme dalam waktu 5 menit? Bandingkan hal tersebut terhadap pasangan dimana satu atau keduanya mengalmi kesulitan mencapai orgasme dan mereka melakukan seks dalam waktu 30 menit samapai 60 menit. Pasangan manakah memiliki kemampuan yang paling besar untuk mengalami kesenangan seksual? Sungguh mengejutkan, jawabannya bukanlah pasangan yang mengalmi orgasme dengan cepat, begitulah. Orgasme seperti sebuah pertunjukkan kembang api, mempesona selama saat-saat terakhir tetapi selalu terlalu begitu cepat. Janganlah menjadi orgasme semata-mata sebagai tujuan dalam seks atau keintiman.


Orgasme hanya sebuah bentuk kesenagan seksual, bukan bentuk yang paling ideal. Mengalami orgasme bukan berarti akan mengalami kesenagan seksual yang intens (hebat) atau mencapai pemenuhan seksual. Memberikan pasangan anda orgasme tidak menjadikan anda seorang pecinta yang hebat. Ya, orgasme bisa terasa hebat dan membuat hidup lebih nikmat/ menyenangkan, tetapi satu yang harus diperhatikan janganlah meletakkan harapan yang tidak masuk akal terhadapnya. Bahkan ketika orang-orang menyukainya, mereka biasanya tidak menginginkannya setiap waktu mereka mempunyai es krim, dan ada waktu saat anda bisa memilikinya tetapi mengetahui bahwa lebih baik pergi tanpanya.

indofamily.net

Read More......

Menurunkan Risiko Kanker

Cara untuk menurunkan risiko terhadap kanker:

  • Menjaga berat badan ideal Anda.
  • Mengurangi pemasukan lemak Anda.
  • Mengganti makanan berlemak dengan daging tanpa lemak, seperti ayam dan ayam kalkun.
  • Mengganti makanan whole milk, keju whole milk, mentega, krim dan es krim dengan susu skim rendah lemak dan keju susu skim.
  • Jangan makan margarin karena mengandung asam lemak trans yang dapat menimbulkan penyakit jantung.
  • Hindari mentega karena kaya dengan lemak dan senyawa kimia yang tidak perlu. Gunakan penggantinya, yaitu Butter Buds.
  • Meningkatkan pemasukan serat Anda. Makanlah 25 — 30 gram serat per hari.
  • Jika Anda merokok, berhentilah! Anda membunuh diri. Anda sendiri dan lebih parahnya lagi Anda membunuh orang-­orang yang Anda kasihi.
  • Jangan minum alkohol karena dapat menimbulkan kerusakan akibat radikal bebas dan kanker. Minumlah esktra biji anggur sebagai gantinya atau minum anggur merah non-alkohol.
  • Ingatlah makanan yang mengandung nitrit dan hindarilah, seperti daging luncheon (bologna dan salami) dan bacon.
  • Hindarilah daging asap, daging yang diasinkan, dan makanan yang mengandung pestisida tinggi lainnya.
  • Minumlah antioksidan seperti vitamin C, vitamin E dan betakarotin.
  • Minumlah mineral termasuk selenium, seng, tembaga, dan mangan.
  • Cara terbaik untuk mendapat mineral adalah dalam bentuk chelated. Banyak terdapat dalam multivitamin.
  • Minumlah suplemen enzim sebelum makan makanan olahan atau sayur-sayuran yang terlalu lama dimasak dengan semua enzimnya yang telah hilang.
  • Makanlah banyak buah-buahan segar dan sayur-sayuran.
  • Jika Anda mendenita kanker atau mempunyai sejarah kanker dalam keluarga, minumlah phytonutrien yang terdapat dalam wortel, brokoli, kubis.
  • Mulailah memakan kedelai, tahu, dan minum teh hijau.
  • Makanlah banyak sayuran Cruciferae.

Jika Anda melakukan langkah-langkah sederhana ini dan berolahraga secara teratur, Anda akan benar-benar menurunkan risiko Anda terkena kanker.

Read More......

Simple Ways to Live a Healthy Lifestyle

You hear a lot about living a Healthy lifestyle, but what does that mean? In general, a Healthy person doesn't smoke, is at a Healthy weight, eats Healthy and exercises. Sounds simple, doesn't it?

The trick to Healthy living is making small changes...taking more steps, adding fruit to your cereal, having an extra glass of water...these are just a few ways you can start living Healthy without drastic changes.....


You hear a lot about living a Healthy lifestyle, but what does that mean? In general, a Healthy person doesn't smoke, is at a Healthy weight, eats Healthy and exercises. Sounds simple, doesn't it?


The trick to Healthy living is making small changes...taking more steps, adding fruit to your cereal, having an extra glass of water...these are just a few ways you can start living Healthy without drastic changes.


Exercise
One of the biggest problems in America today is lack of activity. We know it's good for us but avoid it like the plague either because we're used to being sedentary or afraid that exercise has to be vigorous to be worth our time. The truth is, movement is movement and the more you do, the healthier you'll be. Even moderate activities like chores, gardening and walking can make a difference.


Just adding a little movement to your life can:

  • Reduce the risk of heart disease, stroke and diabetes
  • Improve joint stability
  • Increase and improve range of movement
  • Help maintain flexibility as you age
  • Maintain bone mass
  • Prevent osteoporosis and fractures
  • Improve mood and reduce symptoms of anxiety and depression
  • Enhance self esteem
  • Improve memory in elderly people
  • Reduce stress

So, even if you opt for small changes and a more modest weight loss, you can see the benefits are still pretty good. One study has found that just a 10% weight reduction helped obese patients reduce blood pressure, cholesterol and increase longevity.


Simple Ways to Move Your Body
You can start the process of weight loss now by adding a little more activity to your life. If you're not ready for a structured program, start small. Every little bit counts and it all adds up to burning more calories.

  • Turn off the TV. Once a week, turn off the TV and do something a little more physical with your family. Play games, take a walk...almost anything will be more active than sitting on the couch.
  • Walk more. Look for small ways to walk more. When you get the mail, take a walk around the block, take the dog for an extra outing each day or walk on your treadmill for 5 minutes before getting ready for work.
  • Do some chores. Shoveling snow, working in the garden, raking leaves, sweeping the floor...these kinds of activities may not be 'vigorous' exercise, but they can keep you moving while getting your house in order.
  • Pace while you talk. When you're on the phone, pace around or even do some cleaning while gabbing. This is a great way to stay moving while doing something you enjoy.
  • Be aware. Make a list of all the physical activities you do on a typical day. If you find that the bulk of your time is spent sitting, make another list of all the ways you could move more--getting up each hour to stretch or walk, walk the stairs at work, etc.


Eating Well
Eating a Healthy diet is another part of the Healthy lifestyle. Not only can a clean diet help with weight management, it can also improve your health and quality of life as you get older. You can use the new Food Guide Pyramid to determine how many calories you need and what food groups you should focus on or, if you're looking for smaller changes, you can use these tips for simple ways to change how you eat:

  • Eat more fruit. Add it to your cereal, your salads or even your dinners
  • Sneak in more veggies. Add them wherever you can--a tomato on your sandwich, peppers on your pizza, or extra veggies in your pasta sauce. Keep pre-cut or canned/frozen veggies ready for quick snacks.
  • Switch your salad dressing. If you eat full-fat dressing, switch to something lighter and you'll automatically eat less calories.
  • Eat low-fat or fat-free dairy. Switching to skim milk or fat free yogurt is another simple way to eat less calories without having to change too much in your diet.
  • Make some substitutes. Look through your cabinets or fridge and pick 3 foods you eat every day. Write down the nutritional content and, the next time you're at the store, find lower-calorie substitutes for just those 3 items.


Creating a healthy lifestyle doesn't have to mean drastic changes. In fact, drastic changes almost always lead to failure. Making small changes in how you live each day can lead to big rewards, so figure out what you can to be Healthy today.

Read More......

5 Weeks to a Stress-Free Life

Who will you be this year? Will you be a better, wiser version of yourself by the time the calendar flips again? Or will you add to your potbelly, downgrade your mood, and move one risk factor closer to your first heart attack?

Every day of your life, you answer these questions—in the ways you handle stress. that’s not a joke. Stress is one national disaster that strikes each of us where we’re most vulnerable: brains first, and bod­ies later. Unless, that is, you learn to control it. Not by dint of will, but by employing lab-tested strategies that can truly calm you down. And unless you’re getting a rubdown from Evangeline Lilly every night, we’re guessing you could use them. So here’s your 5-week plan, complete with our full anxiety-back guarantee.


WEEK 1: Separate THE STRESSORS FROM THE ENERGIZERS
Some stress is unavoidable. Some is not. “the trick is learning to distin­guish between the two,” says paul Rosch, M.d., president of the ameri­can Institute of Stress. he can’t iden­tify your sources of stress for you, because one man’s stress is another man’s joy. So you’ll have to do that part yourself. divide your stresses into two lists: “accept” and “change.”


as you draw up your lists, you’ll naturally pay attention to what your brain knows about your sources of stress, but make sure you listen to your body’s complaints as well. When are you experiencing those headaches? or back pain? Is there a pattern to your heartburn, or a particular stretch of your commute that provokes road rage? “Learn how your body responds so you can detect early warning signs of stress,” says dr. Rosch.


In evaluating your stressors, do sweat the small stuff. It’s the petty problems that cause serious stress in the long run, says harvard psychologist daniel Gilbert, ph.d. Having to listen to your girlfriend’s jimmy Buffett Cds night after night really could push you over the edge. (But not into Margaritaville.)


your activities during these first 7 days are not merely a prelude. Simply sitting down to identify all the things that stress you out, and deciding to do something about them, is a powerful stress buster in itself. It’s been known since the 1950s that stress is exacerbated if a person has no sense of control and no hope that things will get better.


having goals, and reaching those goals, is the healthy opposite of that. “Too often, we are adrift on the sea of life,” says dr. Rosch. drop anchor.


WEEK 2: Hands OFF THE HOT BUTTONS
Some men are perfect specimens of mental health. they calmly apply their considerable problem-solving abilities to the sources of their stress. then there are the rest of us. the rest of us don’t deal very well. according to one survey, 46% of stressed adults don’t care what they eat, 57% stop exercising, and 53% lose sleep.


In short, we need a week (at least!) just to rid ourselves of our self-destructive old ways of coping. Consider these five: alcohol, junk food, television, the Internet, and tobacco. We reach for them out of habit, and that’s exactly what they become: bad habits.


• Alcohol is obviously a risky way to self-medicate. But here’s an interesting finding: Booze doesn’t really take the edge off stress. just the opposite: Stress takes the edge off alcohol, according to University of Chicago researchers. Although stress increases our desire to drink, those drinks make us feel sluggish, not high. you’ll end up drinking more and enjoying it less.


• As for junk food, yes, the high-fat, high-carb content of so-called comfort foods actually does give short-term comfort by signaling the brain to stop the cascade of stress hormones. But in the long run, it will add stress to your waistband. An Ohio State University study found that stress causes triglycerides to linger longer in the bloodstream, thus interfering with the body’s nor­mal metabolism of fats.


• And television? Go ahead, watch My Name Is Earl. Many studies have shown that laugh­ter is stress medicine—even the anticipation of a good laugh lowers stress hormones in the blood. But don’t watch 4 hours of old Survivor episodes beforehand. Same goes for hanging out in online casinos. Those hours should be spent with your friends. Social ties are tied to lower stress, longer life, and quicker recovery from illness.


• Tobacco? The more you use, the greater your chances of impo­tence, and there is perhaps no calm more profound than the postcoital one. Why risk messing with that?


Psychologists group these mal­adaptive strategies under a fancy umbrella term: “avoidance cop­ing.” they’re unhelpful for a very basic reason, says Charles S. Carver, ph.d., a prominent stress researcher at the University of Miami. “When you pretend that things are not there, it doesn’t really make them go away. you’ll have to reconfront them and reconfront them and reconfront them.”


WEEK 3: STOP MULTITASKING
“It’s the death of people,” says jeff Davidson, author of 36 self-help books, including The Complete Idiot’s Guide to Getting Things Done. People think they have to accomplish multiple tasks simulta­neously in order to be productive and profitable. “just the opposite is true,” he says. When davidson gives speeches, he performs an onstage experiment: he takes two people from the audience and gives each 15 pennies, 15 paper clips, and a pen and paper. he tells one person to stack the pennies, link the paper clips, and draw 15 stars—in that order. tells the other person to switch back and forth among the tasks. Guess who finishes first.


What davidson calls “sharp atten­tion” is possible only if you focus on one task at a time. “Breakthrough thinking doesn’t happen when you’re multitasking,” he says, noting that our society’s current fascination with “faster, better, more” adds to our stress in ways people couldn’t have imagined a generation ago. He agrees that some multitasking is inevitable. “But how often should it come on, and how long should it linger? Not often and not long.” And for this week, not at all. just cut the cord, take notes about what does and doesn’t work, then reintroduce the multitasking only when it ben­efits you.


WEEK 4: RELEASE THE DEMONS
It’s always the quiet ones, the men who bottle it up inside, who end up going on chain-saw massacres, right? Maybe quiet is the enemy.


In an experiment regarding “emotional disclosure,” students suffering from post-traumatic stress at temple University, in philadelphia, were asked to write—longhand, not on computers—for 20 minutes a day. After only 3 days, those who repeat­edly wrote about a single traumatic event showed fewer physical and mental signs of stress. even 8 weeks later, they felt better and were sick less often than students who wrote about emotionally neutral events.


the results bowled over the clini­cal psychologists who conducted this recent research. “knowing how hard it is for people to change, we were impressed that this could work,” says denise Sloan, ph.d. But it does work, Sloan says, because “often, people who have survived trauma try not to think about those events. and the more you avoid something, the more intense and stressful it becomes. It’s good to be expressive.” So sit down 3 nights this week and get it out there on paper, where it won’t hurt you. It doesn’t matter whether you’re good at emoting. In another study, Sloan and her colleagues found that this technique was equally beneficial for men and women.


WEEK 5: FIND A RELEASE VALVE
Now we’re ready to dive into all the relaxation techniques you were prob­ably expecting to read about in this chapter. here’s the thing: there are literally hundreds of them. they can be grouped into six categories: (1) stretching exercises, also known as hatha yoga, (2) progressive muscle relaxation, (3) deep-breathing exercises, (4) autogenic training, in which you quietly suggest to yourself that various body parts are getting heavy, or warm, or whatever, (5) imagery, wherein you daydream of peaceful settings, and (6) medi­tation or mindfulness, two distinct mental activities that both restrict attention and calm the mind.


Should you arbitrarily sign on for one of these methods? No way. You have to find which works best for you. “No one shoe fits all,” says jonathan C. Smith, d., director of the Roosevelt University stress institute, in Chicago. each technique produces a different state of mind, he says, from the energized men­tal state of yoga to the disengaged frame of mind that comes with autogenic training. But they all work to lower stress. In one West virginia University study, for example, 35 stressed-out people lowered their anxiety by 44% after 3 months of mindfulness training.


It’ll take a few weeks to find your favorite technique. Start the ball rolling this week by ordering Smith’s book Relaxation, Meditation and Mindfulness: Personal-Training Manual ($19), from the Web site lulu.com/stress. don’t feel over­whelmed by the variety of tech­niques. Instead, think of it as an Old Country Buffet for the mind. Start anywhere. and no, you don’t need a swami to assist you—in a University of South Florida study of 382 cancer patients, those who were given a 12-page booklet and a videotape to use on their own fared better than a control group who received stress-management training from profes­sionals.


the message: they succeeded—and were dealing with cancer. Makes the stress of a boss or kids or your mortgage shrink a little, doesn’t it? Why not start today?

Read More......

Simple De-Stressor: Get Organized

1. Start small. Choose a room (office, kitchen, bedroom) and overhaul one unorganized area in it per week. admire the results. “you need to have that self-confidence and belief that it’ll be successful in order to avoid relapse,” says kenneth Nowack, ph.d., chief research officer for Consulting tools, in California.

2. Imagine you have nothing on your plate. Then answer this question: What do you want to accomplish this month? Schedule a small chunk of time each day, say 25 minutes, to chip away at the list. “If you allow things to just happen, they might not happen at all,” says Mark ellwood, president of pace Productivity.


3. Jumpstart your decision-making process. After reviewing an e-mail or phone message, act immediately. “If you can complete the task in 2 minutes, do it right away,” says david allen, author of Getting Things Done: The Art of Stress-Free Productivity. Remember that your “delete” key can be the best organizer of all.


4. Buy time. “You have to decide that your time is worth something, then go ahead and allocate money toward buying more of it,” says ellwood. paying somebody to handle your time sucks: cleaning the house, doing odd jobs, mowing the lawn, picking up dry cleaning. the less small stuff you sweat, the more big things you can handle.

Read More......

Alergi, jika disepelekan bisa berbahaya

Penyakit satu ini masih kerap disepelekan. Padahal, alergi menjadi salah satu perhatian di dunia. Di Indonesia sendiri, jumlahnya mencapai sekitar 3O%. Alergi berasal dari kata Yunani Allon­-Argon artinya reaksi yang berubah. Alergi pertama kali diperkenalkan pada tahun 1906 oleh dr Celemen Von Pirquet (Australia). Ia menyatakan alergi adalah suatu reaksi abnormal yang terjadi pada seseorang dan bersifat khas. Kemunculannya sangat berbeda-beda, dan biasanya reaksi alergi tidak akan terjadi pada pada orang-or­ang normal.

“Alergi pada seseorang dapat berbeda dengan orang yang lainnya. Ada orang yang alergi terhadap asap kendaraan, namun ada pula seseorang yang mengalami alergi pada makanan laut,” demikian Dr Elise Kasakeyan, Sp. THT dalam suatu seminar kesehatan.


Munculnya reaksi alergi sendiri disebabkan karena dua faktor yaitu: tingkat sensitivitas terhadap suatu al­lergen (penyebab allergen), serta kontak berulang dengan penderita yang sensitif tersebut. Selama ini, alergi sendiri masih menjadi hal yang belum banyak mendapatkan perhatian. Padahal, alergi yang tidak disembuhkan segera dapat menimbulkan gangguan produktivitas seseorang. Hingga kini jumlah manusia dengan penyakit alergi di negara maju mencapai 40%. Dan, tentu saja jumlah ini cukup besar. Di Indonesia, menurut sebuah penelitian yang dilakukan di berbagai daerah, ditemukan orang yang menderita alergi cukup tinggi dan menunjukkan peningkatan yang lumayan tajam. Alergi dengan gejala asma mencapai 4,3%-7,5 % (Jawa dan Bali), gejala rinitis 15%-22% dan alergi pada kulit (biduran) 3%-4%.


Faktor epidemiologi menunjukkan bahwa polutan dapat memperberat kondisi rinitis. Polusi dalam ruang juga sangat tinggi. Pasalnya, penduduk di negara industri menghabiskan lebih dari 80% waktu mereka dalam ruangan. Polusi dalam ruang termasuk alergen domestik dan polutan gas, seperti asap rokok yang merupakan sumber utama. Bagi penderita alergi, polusi sehari­hari tentu saja dapat menggangu aktivitas kerjanya.


Sedangkan, polutan tipe urban terutama berupa gas buangan kendaraan bermotor, polutan atmosfer termasuk ozon, oksida dari nitrogen dan sulfur dioksida. Zat-zat ini berperan memburukkan gejala pada penderita rinitis alergi atau pada subyek yang tidak alergi. Emisi buangan dari mesin juga dapat meningkatkan pembentukan igE dan inflamasi alergi.


Faktor aeroalergen juga sering menyebabkan rinitis alergi. Mening­katnya alergen domestik ikut berperan dalam peningkatan prevalensi rinitis, asma dan alergi. Alergen yang sering ditemukan dalam rumah termasuk tungau, hewan peliharaan (kucing dan anjing), dan serangga. Sedangkan alergen dari luar rumah yang umum terjadi adalah tepung sari bunga dan jamur. Penyebab lainnya, adalah aspirin dan obat-obatan antiinflamasi non-steroid (AINS) lain. Ini bisa memicu terjadinya rinitis dan asma.


Zat yang menimbulkan reaksi alergi biasa disebut alergen. Alergen ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui: pertama, saluran napas (inhalan) atau yang biasa disebut aller­gen inhalan. Contohnya tungau, debu rumah, bulu kucing, kecoa atau jamur. Kedua, saluran cerna (ingestan), yang juga disebut allergen ingestan. Ini bisa dikarenakan susu, telur, kacang, ikan laut, dan obat oral.


Ketiga, suntikan (injektan), disebut alergen injektan, sengatan hew an. Contohnya alergi terhadap analgesik, penisilin. Keempat, alergi yang menempel pada kulit (kontakan) atau allergen kontaktan. Contohnya kosmetik, logam (perhiasan, jam tangan).


GEJALA ALERGI
Alergi merupakan suatu peradangan dari rongga hidung yang disebabkan oleh reaksi alergi. Penyakit ini sering terjadi dan dapat menyerang pada semua umur. Penyakit ini bisa disembuhkan, tetapi bisa juga yang permanen tidak bisa disembuhkan seumur hidup. Penyakit alergi ini cenderung diturunkan (genetik) dari orang tuanya. Bila dua orang tua sama-sama mengidap alergi, kemungkinan besar anak-anaknya (50%) akan menderita alergi. Bila salah satu orang tua menderita alergi, maka 25% anakya menderita alergi, sedangkan bila kedua orangnya tidak mengalami alergi, kemungkinan anak menderita alergi hanya 12,5% saja.


Di beberapa negara, serangan musiman dari alergi rinitis disebabkan oleh serbuk bunga, atau yang kondang disebut Hay Fever (orang yang sering bersin-bersin). Gejalanya, bersin Iebih dari lima kali per satu kali serangan, berlangsung lebih dari satu jam, ingus encer (bening), rasa gatal pada mata, hidung, telinga, dan tenggorokan.


Untuk pencegahan sebetulnya ada beberapa cara. Seseorang yang menderita alergi, sebaiknya mengu­sahakan untuk menemukan penye­babnya. Setiap kali terkena serangan alergi rinitis, perhatikan apa yang baru dirasakan sebeluni timbulnya serangan. Dengan demikian, Anda rnungkin bisa menemukan penyebab serangan alergi tersebut. Karena debu adalah bahan penyebab alergi yang umum, maka usahakan rumah selalu dalam keadaan bebas debu. Hindari binatang peli­haraan, karpet, cuci lantai setiap hari dan gunakan bahan kulit untuk bantalan kursi sehingga mudah dibersihkan. Pakailah penutup hidung selama menyapu lantai, dan gantilah seprai secara teratur.


Namun, dokter biasanya akan melakukan beberapa tes untuk menunjang diagnosa, seperti: uji tusuk kulit (skin prick test) yang dilakukan pada bagian kulit lengan bawah, pemeriksaan darah (Eosinofilia), dan pemeriksaan foto atau CT-scan sinus paranasal. Namun ini hanya akan dilakukan bila dicurigai adanya sinusi­tis berulang.


Sedangkan diagnosa rinitis alergi, dapat dilakukan berdasarkan anamne­sis, pemeriksaan fisik, dan peme­riksaan penunjang. Biasanya rinitis alergi ditandai dengan asma, sinusitis, polip nasal, dan otitits media efusi.


PENGOBATAN ALERGI
Hingga kini ada beberapa terapi yang dapat diterapkan untuk mengatasi rinitis alergi yaitu, menghindari faktor alergen, obat HI antihistamin (insidal OD), dekongestan, preparat antiko­linergik, stabilisaton mastosit, lortikosteroid, dan imunoterapi.


Salah satu yang banyak diberikan untuk mengatasi rinitis alergi adalah dengan antihistamin (AH 1). Kele­bihan dan antihistamin adalah mudah diserap, bekerja cepat (15-30 menit) dan efek maksimal (1-2 jam). Obat antihistamin (AH1) sendiri terbagi dua, yakni Anti Histamin generasi lama yang bekerja selama 3-4 jam, sedatif. Contohnya CTM atau chiorpheniramine maleat. Kedua, antihistamin genenasi baru yang mampu bekerja selama 24 jam, non-sedatif, Iebih aman, bersifat anti alergi, dan antiinflamasi ringan Con­tohnya adalah Incidal Od, Claritin, dan Telfast.


Terapi yang paling sering digunakan adalah dengan meng­gunakan produk-produk antihista­min, karena lebih mudah diserap, bekerja cepat (15-30 menit) dengan efek maksimal (1-2 jam). Bahkan, sekarang sudah ada generasi baru antihistamin yang bekerja 24 jam (hanya diminum satu kali sehari) dan tidak menyebabkan kantuk (non sedatif), salah satunya adalah produk antialergi dari Bayer.


Dengan masib kurangnya penge­tahuan masyarakat, penderita pilek karena alergi Iebih sering diobati dengan obat flu. Padahal, pilek alergi harusnya diobati dengan obat antialergi. Obat flu, tak sanggup mengatasi alergi. Selain menyebabkan kan­tuk, obat flu hanya menghilangkan rasa tak nyaman saja, sementara sumber penyakitnya tak tersentuh. Pengobatan rinitis yang tidak tepat bisa mengundang datangnya penya­kit lain seperti asma, radang paru-­paru, kurangnya daya penglihatan, radang telinga, dan radang pada rongga di sekitar hidung atau sinusi­tis. Pengobatan salah kaprah seperti ini memprihatinkan. Alergi yang tidak segera disembuhkan dapat menjadi penyebab munculnya sinusitis.

Read More......

Tips Praktis Pencegahan Alergi

Obat-obatan memang mampu membantu menyembuhkan gejala alergi namun ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk mengantisipasi terjadinya alergi.

PENCEGAHAN ALERGI DI RUMAH
  • Bersihkan AC secara berkala setidaknya enam bulan sekali.
  • Jangan menggunakan kipas angin karena membuat debu berterbangan.
  • Ganti dan cucilah seprai Anda setidaknya seminggu sekah dengan menggunakan air panas.
  • Jangan biarkan orang merokok di dalam rumah Anda.
  • Jika Anda mempunyal binatang piharaan, jangan mengurus sendiri binatang piaraan Anda. Usahakan supaya binatang tersebut selalu di luar rumah.
  • Angkat segera cucian Anda dari mesin cuci.
  • Bersihkan shower dan keramik kamar mandi dengan pembersih anti-jamur
  • Jangan menyimpan terlalu banyak tanaman di rumah karena dapat menciptakan kelembaban.
  • Gunakan masker saat dan sarung tangan saat Anda membersihkan rumah, atau menggunakan vacuum cleaner.
  • Sebaiknya hindari penggunaan karpet. Jika Anda memakainya pastikan karpet dapat dicuci.

PENCEGAHAN ALERGI DI DALAM MOBIL

  • Tutuplah jendela mobil Anda bila Anda alergi terhadap serbuk tanaman.
  • Jangan merokok di dalam mobil.
  • Bersihkan karpet mobil dari debu.

PENCEGAHAN DI LUAR RUANGAN

  • Putik atau serbuk tumbuhan menjadi pemicu utama alergi saa Anda di luar rumah. Usahakan untuk menghindarinya.
  • Putih atau serbuk tumbuhan paling sering beterbangan pada pukul 05.00-10.00. Pada jam tersebut, usahakan tidak usah berada di luar ruangan.
  • Setelah bepergian, segeralah mandi, keramas serta gantilah pakaian.
  • Jangan menjemur pakaian di ruang terbuka, karena serbuk tumbuhan dapat menempel di pakaian Anda.
  • Hindari perubahan suhu yang mencolok karena dapat memicu timbulnya alergi.

Read More......

Cara alami jinakkan flu

Musim hujan masih berlangsung hingga beberapa bulan mendatang. Tak hanva ancaman banjir yang akan menerjang, serangan flu juga bisa menjadi halangan bagi aktivitas Anda.

Berikut ini beberapa cara alami yang mudah untuk meringankan penderitaan Anda karena flu:

  • Perbanyak minum air putih hangat. Manfaatnya agar otot-otot di sekujur tubuh terasa lebih rileks.
  • Jika flu disertai hidung tersumbat, demam dan batuk, cobalah minum teh herbal yang dibubuhi bunga camomile atau lemon balm. Minumlah teh selagi hangat.
  • Minum segelas jeruk hangat yang dicampur madu. Air jeruk kaya akan vitamin C dan bioflavonoid yang mempermudah penyerapan vitamin oleh tubuh.
  • Tambahkan minyak kayu putih atau minyak cengkeh ke dalam mangkuk yang berisi air panas. Sembari duduk, Anda dapat menundukkan kepala mendekati permukaan air panas, lalu hirup langsung uapnya.
  • Apabila tenggorokan merasa sakit, Anda dapat membuat ramuan kumur untuk mengurangi rasa sakitnya. Caranya, tambahkan 2 sendok makan (sdm) madu, 3 sdm air jeruk, seiris jahe dan 3 sdm garamke dalam setengah gelas air hangat. Gunakan cairan ini untuk berkumur.
  • Rendam kaki dalam air hangat yang sudah ditetesi sedikit minyak kayu putih dan garam. Diamkan sampal air menjadi dingin dan kaki terasa rileks, setelah itu keringkan.
  • Cara lain dengan mengonsumsi bawang putih. Bawang putih telah lama diyakini memiliki khasiat menyembuhkan penyakit. Sebuah penelitian yang dilakukan Garlic Information Centre membuktikan bawang putih memiliki senyawa yang dapat menyerang virus, sehingga mampu mengurangi gejala flu, mempercepat penyembuhan dan mengurangi peluang terkena virus lain.
  • Masyarakat Yahudi meyakini, sup ayam berkhasiat menyembuhkan flu. Dasar ilmiahnya, minuman hangat yang memiliki rasa seperti sup akan membuat tubuh memproduksi saliva lebih banyak yang berarti juga makin banyak lendir dihasilkan. Lendir inilah yang menyerang bakteri dan virus sebagai sistem ketahanan alamiah.

Read More......

Gangguan Lambung

Penyebab penyakit yang berhubungan dengan lambung bermacam-macam. Bila Anda merasakan gejala nyeri ulu hati, rasa panas di dada, mual, muntah, selera makan berkurang, kembung, rasa cepat kenyang, rasa perih saat terlambat makan, dan malam hari menjelang pagi perut terasa sakit atau perih, yang Anda derita adalah penyakit usus dua belas jam.

Namun bila gejalanya berupa rasa sakit di ulu hati, rasa kembung, perih, rasa cepat kenyang tetapi juga cepat lapar, sesak napas, dan keluhan tersebut timbul saat akan memulai atau sedang menghadapi pekerjaan, maka penyakit lambung yang Anda derita disebabkan oleh stres.


Sementara itu, bila perut Anda sering terasa panas, kembung, platulensi (sering buang angin), mual, kram perut, diare dan rasa tidak nyaman pada perut setelah mengonsumsi makanan, maka kemungkin­an besar Anda kekurangan enzim pencemaan. Ganguan lambung memang sering dianggap penyakit maag, padahal sebenarnya tidak selalu begitu.


Penyebab penyakit lambung, antara lain perubahan pola makan, mengonsumsi obat-obatan rematik dan obat pengurang rasa sakit, atau akibat penyakit lain, seperti liver, gangguan motilitas, stres, dan kepanasan. Hal tersebut juga dipicu oleh beban pekerjaan yang berlebih, di bawah tekanan waktu, pola hidup yang berubah ditambah jadwal dan menu makan yang tidak teratur.


Akibatnya, timbul keluhan fisik pada semua organ tubuh, salah sathunya berupa gangguan pencernaan atau lambung. Untuk mencegahnya, usahakan tidak stres, santai, upayakan ada hiburan atau sesuatu yang menyenangkan hati. Usahakan makan teratur, dan hindari makanan yang tajam.

Read More......

Konsumsi Suplemen dan Multivitamin

Suplemen atau multivitamin merupakan gabungan dari beberapa vitamin dan mineral. Dalam produk suplemen atau multivitamin terkandung vitamin A, B, E, betakarotin, dan lain sebagainya. Umumnya produk tersebut dibuat dengan dosis tinggi. Di pasaran, bentuknya bisa berupa kapsul, tablet, serbuk, cairan, bahkan kue.

Sebetulnya suplemen atau multivitamin tidak diperlukan jika makanan yang Anda konsumsi sehari-hari sudah mengandung gizi seimbang, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Anda harus tahu betul, apakah Anda memang betul-betul kekurangan vita­min. Kalau kita mengonsumsi vitamin dosis tinggi sekali atau mega dosis, kadang bisa over dosis. Jika terus­ menerus terjadi, hal ini dapat menyebabkan keracunan karena over dosis. Multivitamin dan makanan suplemen diperlukan bagi:

  1. Orang yang sakit atau baru sembuh.
  2. Orang yang menjalani diet ketat.
  3. Vegetarian murni.
  4. Orang yang kesulitan menyerap zat gizi, seperti penderita penyakit hati, kantong empedu, pankreas.
  5. Orang yang mengalami infeksi, luka bakar, dan pembedahan.
  6. Pecandu alkohol, perokok berat dan orang yang mengonsumsi kopi secara berlebihan.
  7. Olahragawan dan orang yang banyak melakukan aktivitas fisik berat.


Namun, orang yang hidup di kota besar seperti di Jakarta, dengan pola makan yang tidak sehat serta pola hidup yang tidak teratur, dianjurkan untuk mengonsumsi makanan suplemen atau multivitamin. Semoga bermanfaat.

Read More......

Lima hal yang perlu diketahui untuk menjaga kebugaran tubuh

Seringkali Anda mengabaikan sesuatu hal hanya karena kelihatan atau terdengar sepele. Untuk menjaga kebugaran tubuh, hal-hal yang sepele tersebut justru penting artinya. Apa saja yang perlu Anda cermati?

1. MEMBUAT PERUT LEBIH RATA
Perut yang rata dan pinggang yang ramping memang terlihat lebih seksi dan besar artinya bagi kesehatan, sehing­ga banyak yang berpikir harus melakukan sit up ratusan kali dalam sehari untuk men­dapatkannya. Brad Pitt dan Matthew McConnaghy juga melakukan sit up 200 kali di pagi hari dan 200 kali di malam hari, untuk mendapatkan perut yang ramping.


Namun, temyata sit up saja tidaklah cukup. Ada latihan yang lebih penting lagi, yaitu latihan cardio, seperti lari, aerobic, kickboxing, tae-bo, dan lainnya sebagai­nya. Melakukan sit up saja tidak akan mampu untuk membakar lemak seperti halnya latihan cardio. Sit up hanya mampu mengencangkan otot perut semata, kecuali jika Anda melakukannya selama enam jam terus-menerus tanpa henti!


Hal ini dibenarkan Gunnar Petersen, pelatih pribadi Brad Pitt. Selain sit up, ia juga mewajibkan muridnya tersebut untuk berlatih cardio setiap hari, yaitu lari di treadmill selama satu jam, skipping (lompat tali), ditambah latihan beban. Malahan, Petersen akan mening­katkan porsi latihan jika ia harus syuting film dan mengharuskan dia memperlihatkan tubuhnya yang seksi dalam film Troy.


Kunci utama dari perut yang rata adalah latihan cardio secara intensif untuk membakar lemak minimal 30 menit, tiga kali seminggu. Jika Anda hanya mengandal­kan sit up saja, Anda akan mendapatkan otot perut yang kencang, namun tertimbun di bawah lapisan lemak. Otot perut yang kencang menjadi sia-sia karena tidak akan terlihat.


Sesudah melakukan latihan cardio intensif, Anda harus melakukan sit up untuk mendapatkan perut yang kencang. Jangan lupa pula melakukan latihan ob­lique crunch untuk mendapatkan pinggang yang ramping. Lakukan kedua latihan ini. selama beberapa menit saja.


2. MENCEGAH OSTEOPOROSIS
Olahraga yang dilakukan secara teratur mampu menurunkan risiko osteoporosis, terlebih jika olahraga teratur tersebut dilakukan sejak usia dini (remaja, awal usia 20-an). Untuk osteoporosis, berlatih olahraga secara teratur sangat penting untuk mengembangkan otot, yang pada akhimya akan meningkatkan kepadatan tulang. Sebagai contoh, jika kita melihat sinar X-Ray (rontgen) dari tangan pemain tenis akan jelas terlihat memiliki massa tulang yang lebih padat dibanding dengan tulang bagian tubuh lainnya.


Jenis olahraga yang sangat baik untuk tulang adalah jenis olahraga weight bear­ing dan resistance. Weight bearing adalah jenis olahraga yang menghanuskan kaki menopang berat tubuh Anda, seperti jogging, jalan, naik-turun tangga, sepak bola, loncat tali. Sementara, resistance merupa­kan olahraga yang menggunakan kekuatan otot untuk menambah besar otot dan massa kepadatan tulang. Olahraga jenis ini adalah olahraga beban. Lakukan secara teratur kedua olahraga ini untuk menyehatkan tulang.


3. MENGHENTIKAN STRES
Apakah salah satu sumber stres terbesar bagi pria? Ternyata jawabannya adalah rasa cemas! Betul, rasa cemas memang dapat menjelma menjadi sejuta wujud yang tiada henti. Ketika lajang Anda cemas men­jomblo, dan ketika memiliki pacar atau isteri, Anda cemas tentang kelanggengan hubungan. Ketika sekolah Anda cemas tidak lulus dan ketika lulus cemas tidak dapat kerja, dan ketika mendapat kerja Anda cemas pekerjaan tersebut tidak se­suai atau gajinya kecil dan masih banyak lagi jutaan kecemasan lainnya yang akan selalu muncul.


Tentu Anda—dan semua orang ­tidak akan mampu untuk hidup mutlak tanpa rasa cemas. Yang perlu diketahui, rasa cemas sendiri terbagi dua, yaitu cemas produktif (yang dapat dicegah) dan cemas yang tidak produktif (tidak dapat dicegah).


Namun, Anda sebenarnya bisa meng­hilangkan jenis cemas yang kedua. Contohnya adalah ketika cemas, takut ketinggalan pesawat akan membuat Anda datang lebih awal di bandara (cemas produktif). Namun, jika Anda cemas memikirkan apakah pesawat yang ditumpangi akan celaka. tentunya hal itu hanya sia-sia be­laka (cemas tidak produktif).


Nah Anda stres karena cemas, ketahui dulu apakah itu termasuk produktif atau tidak. Jika ada sesuatu yang bisa dilakukan, cemas tersebut termasuk produktif, sedangkan jika Anda tidak bisa melakukan apa-apa maka cemas tersebut adalah cemas yang tidak produktif. Mulai saat ini buang jauh-jauh kecemasan tidak produktif tersebut!


4. MENURUNKAN BERAT BADAN
Lemak yang berlebih selain tidak enak dipandang mata, juga berbahaya bagi kesehatan. Karena banyak yang tidak menginginkan menimbun lemak berlebih tidak mengherankan jika berbagai diet, seperti diet rendah lemak, rendah kalori, maupun karbohidrat (semacam, Diet Atkins, Diet The Zone. Diet Mayo, Diet Golongan Darah dan lain sebagainya) marak di mana-mana.


Padahal inti menurunkan berat tubuh sebenarnya cukup sederhana saja, yakni Anda harus membakar kalori lebih banyak dibanding kalori yang dimakan. Jika Anda melakukan diet, asupan kalori yang Anda konsumsi jangan kurang dari 1.200 kalori per hari. Hal ini justru akan menimbulkan masalah lain seperti kulit kering dan kerontokan rambut, bahkan lama­ kelamaan metabolisme tubuh akan melambat sehingga tubuh akan semalcin sulit untuk membakar lemak.


5. MENDAPATKAN TIDUR YANG CUKUP
Ini memang terdengar sepele, tetapi kurang tidur dapat mengakibatkan beragam masalah kesehatan dan kebugaran Anda, misalnya, dapat mengalami penurunan daya tubuh, sulit berkonsentrasi atau berkurangnya ketajaman pikiran, rusaknya keindahan kulit, dan lagi sebagainya.


Sebenarnya ada cara gampang agar Anda memperoleh tidur yang cukup dengan kualitas yang prima pula. Cobalah membuat jadwal, jam berapa Anda harus tidur dan jam berapa harus bangun. Patuhi benar-benar jadwal tersebut, bahkan di hari libur sekalipun. Ini akan melatih tubuh Anda untuk terbiasa tidur secara teratur. Toh, Anda sendiri yang akan memetik manfaatnya, bukan?

Read More......

Langkah Tepat Menurunkan Berat Badan

Hati-hati mengonsumsi makanan. Jika Anda tidak dapat mengontrolnya, kesehatan yang akan jadi taruhannya. Namun, bagaimana jika berat tubuh sudah terlanjur besar?

Setiap aktivitas yang kita lakukan, memerlukan energi. Mulai dari berjalan, berbicara, berlari, berolahraga, bermain, sampai berpikir. Energi yang kita keluarkan itu dihasilkan dari kalori yang didapatkan dari makanan. Namun bila kita mengonsumsi lebh banyak kalori daripada jumlah yang kita butuhkan setiap hari, kelebihan kalori itu bisa tersimpan dalam bentuk lemak. Jika kalori yang masuk ke dalam tubuh, seimbang dengan energi yang dike­luarkan atau dibakar melalui aktivitas harian, tentu tidak masalah dan berat badan Anda akan stabil. Kelebihan berat badan akan terjadi jika Anda tidak dapat mengontrol kalori harian dengan jumlah kalori yang dikeluarkan.


MENGAPA HARUS MENURUNKAN BERAT BADAN
Berat badan berlebihan dapat menimbulkan berbagai masalah serius seperti terserang penyakit jantung koroner, diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, darah tinggi, kesulitan bernapas saat tidur, kanker dengan beberapa tipe, dan osteoarthritis.


Jika Anda peduli dengan kesehatan, ada beberapa cara awal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kua­litas kesehatan, antara lain:

Pertama, pastikan kondisi tubuh Anda, tergolong dalam kelompok underweight (kekurangan berat), normal, overweight (kelebihan berat badan) atau obesitas. Ber­konsultasilah dengan dokter Anda terlebih dahutu.

Kedua, perhatikan kebiasaan makan dan aktivitas fisik. Buat daftar makanan yang Anda konsumsi setiap hari. Tujuannya agar dapat diketahui pola makan dan kan­dungan kalori yang masuk.

Ketiga, tetapkan perencanaan secara lebih spesifik saat memilih makanan dan aktivitas fisik. Hal ini bisa dimulai dengan cara mendi­siplinkan din sendiri.

Keempat, jalankan rencana yang telah Anda buat, dan tetaplah berpatokan pada rencana tersebut.

Akan lebih baik jika Anda berkon­sultasi terlebih dahulu dengan dokter pribadi untuk menetapkan cara atau pola makan terbaik. Tidak ada salahnya meminta bantuan teman atau keluarga terdekat untuk mendukung program yang Anda buat. Tetapi, tetap ingat bahwa tanggungjawab atas kesehatan Anda, tetap berada pada din Anda sendiri.


LANGKAH LANJUTAN YANG TEPAT
Anda mungkin sadar banyak sekali buku-buku yang mengulas cara menurunkan berat badan, program- program diet disebar hampir di setiap klinik kesehatan, dan berbagai produk penunjang diet yang dijual di setiap supermarket. Di tengah banyaknya pilihan tersebut, yang harus Anda lakukan adalah menemukan program yang tepat dan terbaik untuk Anda serta tetap disiplin saat menja­lankannya. Peran dokter akan sangat Anda butuhkan untuk menetapkan pola yang sesuai dengan kebutuhan, keinginan, dan kemampuan. Jika Anda ingin melakukannya tetaplah untuk berpatokan pada:

  • Jangan mencoba membuat peru­bahan terlalu besar dan dramatis dalam waktu semalam. Jika Anda berharap mendapatkan hasil yang terlalu besar dan terlalu cepat, percayalah, Anda akan kecewa.
  • Tempatkan pola pikir sederhana dalam perubahan pola makan dan aktivitas. Cara ini akan mengurangi rasa keterpaksaan, dan mampu memotivasi Anda dalam waktu yang cukup lama.
  • Turunnya berat badan bukanlah satu-satunya kesuksesan. Dengan meningkatkan aktivitas fisik, dan mengonsumsi makanan sehat Anda akan mendapatkan hidup yang lebih sehat, meski berat Anda tidak berubah.


MAKAN SECARA LEBIH BAlK
Pola makan yang tidak sehat adalah pencetus tren berat badan berlebih dan obesitas di Amerika. Saat ini, masyarakat Amerika mengonsumsi 23% gula lebih banyak dibandingkan tahun 1970. Dan, soft drink merupakan sumber utama bahan makanan yang banyak mengandung gula, namun sangat digemari. Pada tahun 2000, pengon­sumsian lemak jauh lebih banyak dibanding tahun 1970, yaitu mening­kat lebih dari 24%. Belum lagi ditambah bahan makanan lain yang dikonsumsi secara berlebih. Berda­sarkan fakta tersebut lalu disebarkan panel yang berisikan saran dari sekian responden tentang cara atau pola makan yang baik, seperti:

  • Makanlah di meja makan.
  • Jangan makan sambil menyetir, nonton teve, atau sambil berbicara di telepon.
  • Sisihkan piring begitu Anda merasa tidak lapar lagi. Jangan menunggu hingga perut benar-benar penuh untuk berhenti makan.
  • Makanlah saat Anda benar-benar lapar, bukan karena Anda menasa bosan, tertekan, atau lelah.
  • Jangan pergi berbelanja dengan perut kosong.
  • Pilihlah jenis minuman yang tidak banyak mengandung kalori, seperti: soda diet, air putih, atau segelas susu rendah lemak.
  • Bagi Anda yang tidak dapat melepaskan rasa manis dalam makanan, coba ganti gula Anda dengan gula campuran, atau mungkin pemanis yang rendah kalori. Pastikan pemanis itu sesuai dengan kebutuhan Anda.
  • Cobalah mengganti roti tawar dengan roti gandum dan beras putih dengan beras merah, ayam goreng dengan ayam panggang atau kukus, jus buah kemasan dengan buah segar, dan kentang besar ukuran besar dengan kentang goreng ukuran yang lebih kecil.
  • Baca label kemasan makanan yang Anda beli. Pilih makanan yang mengandung sedikit lemak dan kalori.


COBALAH LEBIH AKTIF
Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur mampu menjauhkan Anda dari beberapa jenis penyakit merugikan. Menjaga tubuh tetap sehat sangatlah penting, terlepas dari apakah Anda memiliki berat badan berlebih atau tidak. Tidak perlu mengubah gaya hidup secara drastis, karena hasilnya tidak akan sesuai dengan keinginan. Mengubah secara perlahan, jauh lebih meringankan dan menguntungkan dibanding dengan cara yang frontal.


Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan menambahkan waktu olahraga 10 menit lebih panjang daripada yang biasa dilakukan. Sekadar mengingatkan saja, simpanlah remote control saat menonton teve, Anda bisa mengganti saluran dengan berdiri bangun dari sofa. Gunakan tangga untuk aktivitas naik-turun di kantor dibandingkan menggunakan elevator, atau, jika lantai terlalu tinggi, gunakan elevator dan turunlah satu lantai sebelum lantai Anda, gunakan tangga. Parkir mobil Anda agak lebih jauh, dan gunakan lapangan parkir sebagai arena “treadmill” hingga ke pintu kantor. Gunakan waktu sore hari dengan bermain bersama anak-anak di taman atau arena bermain. Saat menonton teve, lakukan aktivitas di atas tread­mill atau sepeda statis. Mulailah memasang speedometer, untuk memas­tikan berapa langkah yang telah Anda buat hari ini, lalu tambahkan beberapa langkah keesokan harinya. Yang terakhir, jangan pernah malu untuk keluar berolahraga, meski itu hanya berjalan kaki berkeliling kompleks rumah. Sederhana namun bermanfaat, bukan.


SEBERAPA AKTIF ANDA
Aktivitas Fisik Standar

Berjalan selama 15-20 men~t (3-4 menit/jam)
Bermain di kolam renang
Bersepeda (10 mil/jam)
Senam atau tai chi
Berkebun
Hiking atau mendaki
Bermain dengan anak-anak


Aktivitas Fisik Berat
Berjalan atau jogging (12 menit/mil)
Berenang beberapa putaran
Bersepeda (12 mil/jam)
Aerobic high impact
Memotong rumut dengan gunting tangan
Bermain tenis double
Memindahkan perabot rurnah
Latihan angkat beban


Aktivitas Fisik Sangat Berat
Jogging (kurang dari 1- menit/mil)
Berenang cepat dengan banyak putaran
Bersepeda (lebih dan 14 mil/jam)
Aerobik dengan langkah cepat (6-8 langkah)
Menggali lubang untuk menanam tanaman
Bermain tenis single
Bermain basket, sepak bola, atau soft ball
Bermain ice skating

Read More......